MOJOKERTO, PRN.id – Sejumlah siswa SMA dan SMK di kota Mojokerto termasuk yang berada diwilayah kecamatan Kranggan dan kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto menggelar MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dengan menggandeng Koramil 0815 Mojokerto. Dengan tujuan untuk pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
Dan salah satunya adalah SMA Neger I Mojokerto, berlokasi di wilayah Gatoel Kecamatan Kranggan menggelar pelatihan PBB yang diikuti sekitar 145 siswa dan 155 siswi bersama 4 guru pendamping dan Tim Pelatih dari Koramil 0815/01 Prajurit Kulon yakni Pelda Maumi, Serma Prihandono, Serka Sulimin dan Kopda Muhaimin.
Sebelum pelatihan dimulai peserta terlebih diberikan materi wawasan kebangsaan (wasbang), terutama tentang 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Dengan pembawa materi Pelda Maumi.
Dalam materi PBB dijelaskan sekaligus diperagakan oleh instruktur dan tim peraga yang meliputi gerakan dasar, gerakan perubahan arah, gerakan berjalan dan penghornatan.
Sementara itu pelatihan PBB bagi siswa SMK PGRI dilaksanakan di Lapangan SMK PGRI Mojokerto Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon (Pralon).
Pelatihan diikuti oleh 341 siswa dan 15 siswi bersama 4 guru pendamping Haryo Wahyono, Abdul Aziz, Mega dan Zulfah dengan Tim Pelatih dari Koramil Pralon diantaranya adalah Serka Hernan, Sertu Gatot dan Serda Suparman.
Kegiatan serupa juga digelar oleh SMK Negeri 2 Mojokerto yang berlangsung di lapangan Pulorejo kecamatan Prajurit Kulon yang diikuti oleh 118 siswa dan 313 siswi serta dihadiri oleh 4 guru pendamping yakni Bone S.Kom, Hartono S.Pd, Yusuf S.Pd, dan Dhika S.Pd. Disertai Tim Pelatih dari Koramil Prajurit Kulon yakni Pelda Haryanto, Serma Didik, Sertu Arifin dan Sertu Fahri.
Danramil 0815/01 Prajurit Kulon, Kapten Cpl Sumaryono mengatakan bahwa pengerahan sejumlah personil dari koramilnya ini dalam rangka berperan serta dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi peserta didik baru.
“Diharapkan dari pelatihan PBB dengan muatan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara ini, akan membuat para siswa-siswi selaku generasi muda lebih mengerti, memahami dan memiliki semangat bela negara dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Danramil Kapten Cpl Sumaryono. (red/adv)

