PRN Sumenep – Kehidupan dunia adalah kehidupan yang rawan dari penderitaan. Manusia tak akan pernah bisa merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam kehidupan yang sempit ini, “tutur Danramil 0827/05 Lenteng Kapten Ardi Sumarja”.
Diungkapkan Kapten Ardi Sumarja, mengapa demikian? “Tentu saja, karena selalu ada saja hal-hal yang tidak menyenangkan yang menghampiri keadaan atau suasana kehidupan seseorang. Keadaan yang tidak menyenangkan tersebut, layaknya disebut dengan Musibah,” terangnya.
Pengertian dari musibah itu sendiri adalah segala hal yang menuntut kesabaran hati kita, dan musibah juga memiliki makna tersendiri, tapi kebanyakan manusia tidak memahaminya. Kepandaian dalam menafsirkan “makna” suatu musibah adalah mutlak diperlukan bagi setiap orang yang ingin memperbaiki “sistematika” kehidupannya. “ungkap Kapten Ardi.
Seperti halnya pada musibah yang terjadi pada hari ini, yaitu kebakaran yang menimpa ditempat usaha laundry “Syahril” milik Ibu Kholifatul Maryamah (31 thn), yang berlokasi bersebelahan dengan Makoramil 0827/05, di Jl.Raya Lenteng Dusun Sarpereng Selatan RT.03 / RW.04 Desa Lenteng Timur Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur.
Sebagai informasi dari anggota Babinsa bahwa Ibu Kholifatul Maryamah pemilik laundry sesuai KTP beralamatkan di RT.06 / RW. 06 Dusun Ares Tengah Desa Talang Kecamatan Saronggi. Kejadian yang terjadi sekira pada pukul 08.20 WIB tersebut dipicu karena akibatkan kebocoran tabung gas mesin setrika uap. Selasa, (27/11/2018).
Dengan kesigapan beberapa anggota Babinsa yang dipimpin langsung oleh Batituud Serma Mutakin diantaranya Serka Hariadi, Sertu Juli Teguh Santoso, Sertu Dedy Wahyudi dan Serda Sadarman Lase, dengan dibantu masyarakat setempat menggunakan peralatan seadanya berusaha memadamkan api sembari menunggu mobil damkar yang sedang dalam perjalanan menuju ke TKP.
Setibanya mobil PMK (Pemadam Kebakaran) kobaran sijago merah yang menjadi tontonan warga yang melintas dapat ditaklukkan sampai pukul 09.30 WIB, sehingga tidak menjalar ke deretan toko-toko yang lainnya.
Dari pantauan awak media Pendim 0827, Kapten Ardi Sumarja selaku Danramil 05/Lenteng saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut. “Ya memang bener Pak, tadi Babinsa Sertu Dedy Wahyudi melaporkan kejadian kebakaran ditempat Laundry milik Ibu Kholifatul dan saat itu saya berada di Makodim, tidak berpikir panjang langsung saya melaporkan ke Kantor Damkar yang tempatnya tidak jauh dari Makodim,” terang Kapten Ardi kepada awak media Pendim.
Dari kejadian kebakaran laundry tersebut, penyampain dari Serma Mutakin (Batituud Ramil 05/Lenteng) bahwasannya untuk kerugian personil nihil sedangkan kerugian materiil yang hangus terbakar diantaranya 3 buah nesin click, 1 buah mesin pengering, 1 buah kompor gas + tabung dan baju cucian kebakar. Kesemuanya ditaksir kerugian mencapai 90 juta rupiah.
Jurnalis : Erfandi.

