PRN NGAWI – Dinas Pertanian mengadakan gerakan serempak pengendalian hama tikus bersama kelompok Tani Sri Mulyo Desa Baderan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, kamis (06/12/2018).
Sasarannya adalah kelompok tani dan masyarkat agar mengetahui bagaimana cara menggendalikan hama tikus yang sekarang ini marak di informasikan tidak boleh lagi mengunakan metode setrum listrik oleh Kapolres Ngawi.
Karena, metode strum listrik berbahaya dan melanggar hukum, maka Dinas Pertanian turun untuk memberi solusi dengan mensosialisasikan cara pengendalian hama tikus yang banyak merisaukan petani padi dengan mengadakan gerakan serempak pengendalian hama tikus menggunakan metode pastisida.
Turut dalam kegiatan tersebut Kabid (Kepala Bidang) Dinas Pertanian Yuliastuti Aryaningsih, Wakapolsek geneng Slamet S.H. beserta anggota, Koramnil, KUPT dan petani yang tergabung pada kelompok Tani Sri Mulyo Desa Baderan bersama turun ke sawah untuk mempraktekkan gerakan serempak pengendalian hama tikus dengan alat maupun obat pastisida yang dikenalkan oleh Dinas Pertanian yaitu Basmikus, ada juga semacam belerang yang dijamin ampuh mengatasi hama tikus.
Ungkap Kabit Dinas Pertanian Yuliastuti aryaningsih saat diwawancari oleh awak media pada saat acara tersebut mengatakan “ Jadi warga masyarakat dan kelompok tani mengenal dan hiharapkan mengunakan metode pestisida yang dipraktekkan oleh kami Tim dari Dinas Pertanian, stimulus ini diharapkan akan dilanjutkan oleh para petani untuk dipraktekkan penggunaannya supaya pemberantasan hama tikus, bukan lagi dengan setrum yang sekarang tidak diprerkenankan karena membahayakan dan dan melanggar hukum.
Caranya adalah harus serempak atau bersama dengan obat pestisida namanya basmikus yang diperkealan Dinas Pertanian, Bentuknya seperti lilin lalu di nyalakan atau dibakar dimasukkan kedalam lubang- lobang tikus yang ada disawah dan ditutup”.
Saat dilakukan praktek di lapangan keberhasilan dari metode pastisida benar-benar mampu mengurangi hama tikus terbukti dengan banyaknya tikus yang mati begelimpungan. Maka petani sangat memberi respon positif dan meminta agar Dinas terkait dan Pemerintah rutin memberi solusi kepada kelompok tani dan masyarakat terkait masalah pertanian di Ngawi. (adv dinas pertanian)
Jurnalis : wixke

