PRN Lhoknga – Petugas pemasyarakatan Aceh mengikuti latihan penanganan pengamanan pada lapas maximum security di lapas lhoknga, dengan ditandai kegiatan ini berarti Pemasyarakatan aceh siap mengoperasikan lapas maximum security.

Dalam pelatihan tersebut langsung diturunkan Tim dari Ditjenpas yang khusus menangani pengamanan lapas maximum security, dengan dibantu oleh tim divisipas aceh dan menggunakan peralatan yang ada pada UPT Pas setempat.
Kasi Intel Wilayah II Ditjenpas, Riko Purnama Candra menjelaskan dalam pelatihan penanganan pengamanan lapas maximum security ini ada beberapa kegiatan latihan, yaitu pelatihan manajemen petugas pintu utama (P2U), manajemen blok dan manajemen kunjungan. Dengan diberikan pelatihan tersebut diharapkan petugas yang nantinya ditempatkan di lapas maximum security akan memahami dan mengetahui bagaimana caranya bertugas dalam melakukan penindakan terhadap narapidana yang dikategorikan dalam lapas maximum security.

“nantinya petugas yang sudah dilatih ini sudah siap dalam menangani narapidana kategori lapas maximum security, baik cara mereka berpakaian nya, peralatannya yang selalu digunakan dalam bertugas dan cara penindakan terhadap narapidana tersebut,”jelas Riko.
Dalam pelatihan tersebut dilakukan pertama kali pelatihan manajemen petugas pintu utama (P2U) dengan menerima narapidana kategori berbahaya , dimulai dari Pintu utama dengan tehnik penggeledahan dan cara membawa narapidana tersebut, kemudian cara pendaftaran ke registrasi sampai ke penempatan blok hunian dengan dilakukan pengawalan.
Kemudian dalam manejemen blok diberikan latihan berupa pengeluaran dan pemasukan paksa dari dalam sell/kamar hunian dalam kondisi biasa maupun taktis, dan terakhir dilakukan latihan bagaimana cara membawa narapidana kategori maximum security tersebut dalam menerima kunjungan. Dengan kegiatan latihan ini diharapkan petugas akan mampu dan memahami cara melaksanakan tugas pada lapas maximum security. (Red)

