PRN Sambas – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran nasional dan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Petugas dan warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Sambas melaksanakan Upacara Bendera tiap hari senin di Lapangan Dalam Rutan Sambas. Senin/ 03-02.
Selaku Inspektur Upacara Karutan Sambas dalam sambutannya mengajak seluruh warga binaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Sambas dengan mentaati tata tertib yang ada di Rutan sehingga akan meminimasir pelanggaran-pelanggaran yang akan merugikan sendiri warga binaan.

Selain itu mengajak untuk menjaga kebersihan baik, kebersihan diri sendiri, kamar dan lingkungan Rutan, karena dengan lingkungan yang bersih akan memiliki jiwa yang sehat sehingga lingkungan bersih itu bisa dirasakan bukan hanya untuk petuga maupun warga binaan, tetapi bisa dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat luar yang sedang berkunjung di Rutan,
“ini rumah kita, siapa lagi yang menjaga kalau bukan kita sendiri, untuk itu marilah tetap menjaga kebersamaan dalam hal yang baik dan menjaga kondisi Rutan Sambas agar tetap aman dan kondusif, sehingga akan bisa dirasakan dan dinikmati semua pihak baik petugas, warga binaan maupun masyarakat yang berkunjung dan menerima pelayanan di Rutan,” terang Priyo.
Dalam kesempatan itu Priyo juga menambahkan bahwasanya di Rutan dilakukan program pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Dengan kegiatan upacara bendera yang dilakukan tiap hari senin ini merupakan salah satu program pembinaan kepribadian karena akan memupuk jiwa nasional, kemudian beberapa hari ini telah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan instansi pemerintah setempat, dengan harapan akan ada program pembinaan kemandirian.
Seperti halnya bekerjasama dengan dinas transmigrasi dan tenaga kerja melalui BLK dengan harapan nantinya warga binaan di dalam Rutan akan mendapatkan program pelatihan dan ketrampilan bersertifikasi sesuai dengan salah satu resolusi pemasyarakatan tahun 2020 yang dapat dijadikan sebagai salah satu bekal hidup warga binaan pemasyarakatan setelah nantinya bebas dan kembali ke masyarakat ,”pungkasnya. (Red).

