
PRN NGAWI| Forkompimda Kabupaten Ngawi sangat mendukung ketahanan pangan, terbukti dengan kedatangannya di acara Panen Raya Padi yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, lewat Dinas Pertanian di Desa Kersikan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Senyum bahagia tergurat di wajah petani dalam panen raya padi, karena hasil padi meningkat setiap panen, karena banyaknya bantuan alat yang serba canggih dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.
Panen Raya Padi dihadiri oleh Forkompimda, Camat, Kades se wilayah Kecamatan Geneng, 40 Gapoktan, petani serta perwakilan dari PT. Wilmar Sarento menambah angin segar bagi para petani, sebab PT. Wilmar akan menambahkan modal atau investasi yang bekerjasama dengan para petani di Kabupaten Ngawi.
Sedangkan di daerah Kabupaten Ngawi yang sudah melaksanakan Panen Raya Padi secara sederhana, mengingat masih dalam pandemi corona menuju new normal ada 12 desa, yaitu Desa Watualang Kecamatan Ngawi, Jambangan Kecamatan Paron, Banjaransari Kecamatan Padas, Jenggrik Kecamatan Kedunggalar, Jururejo Kecamatan Ngawi, Kedunggalar Kecamatan Kedunggalar, Kasreman Kecamatan Geneng, Sidomakmur Kecamatan Widodaren, Dempel Kecamatan Geneng, Guyung Kecamatan Gerih, Kersikan Kecamatan Geneng dan Tempuran Kecamatan Paron.
Budi Sulistyono Bupati Ngawi mengatakan kita sangat bersyukur mempunyai mitra dengan PT Wilmar dengan tujuan meningkatkan pendapatan hasil padi pada musim panen dengan biaya produksi yang turun, kerjasama ini harus berlangsung jangan sampai putus. Harga pupuk agak mahal sedikit tidak apa – apa asal banyak penambahan hasil panen.
Forkopimda sangat mendukung ketahanan pangan karena merupakan program Pemerintah salahsatunya agrobisnis dan wisata. Sarento selaku Wakil dari PT Wilmar Gresik juga mengatakan, hari ini kita bersama – sama mengadakan panen raya padi dengan metode demplot atau penyuluhan langsung kepada petani, yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, lewat Dinas Pertanian dalam masa tanam musim kedua, dengan maksud menghasilkan hasil panen para petani padi dan hasil panennya dijual ke PT. Wilmar. Selain usaha sentra beras PT. Wilmar juga mempunyai usaha pupuk dan tepung. Adv Dinas Kominfo. (Jatmiko)

