PRN SIDOARJO | Sosok Perwira Polisi dengan melati satu di pundak menjadi perbincangan di kalangan jurnalis Sidoarjo. Kompol Mukhlason S.H., Kapolsek yang baru menjabat beberapa bulan di Krian, Sidoarjo begitu akrab tanpa batas dengan para kuli tinta. Kamis (28/1/2021).
Langka…!! Satu kata yang tepat untuk disematkan pada “Cak Son”, panggilan akrab Kapolsek Krian karena kedekatannya dengan para Jurnalis.
Kedekatan yang alamiah kerap ditunjukkan dalam setiap kesempatan. Bahkan dalam WA group tak jarang sosok yang hobby olah raga dan kuliner ini bergurau dengan statmen yang mengundang tawa.
Cerdas…!! Hahahahahaha…. sontak WA Group Media Mitra Polri (MMP) gaduh dengan stiker dan gambar-gambar lucu. Sejenak rasa lelah dan tegang para Wartawan MMP terobati.
Lagi-lagi gaduhnya Group WA bukan tanpa alasan. Guyonan Cak Son yang ringan dan cerdas kerap menjadi biang penyebab. Bila tidak berhati-hati maka sang Kapolsek dapat dikenakan dugaan pasal mengenai ketertiban umum.

Lain di dunia maya, lain di dunia nyata. Tak sungkan di beberapa kesempatan perwira Polisi ini ditemui makan bakso bareng di kaki lima. Senin (25/1/2021) kesepatan Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) berbincang santai dengan sang Kapolsek membahas isu yang paling pelik hingga perkembangan harga durian terkini.
Kepada rekan wartawan, Perwira asal Kutorejo Mojokerto ini menyampaikan bahwa hal seperti ini sudah menjadi kebiasaannya sejak lama.
“Sejak saya Kasat ya sudah begini, dengan wartawan itu ya begini,” ungkap Cak Son.

Ketua KJJT, Slamet Maulana berkomentar tentang kebiasaan Kapolsek yang sudah sangat langka ditemui di Indonesia ini.
“Harusnya kita seperti ini, los tanpa batas namun tetap menghargai,” ungkap Ketua KJJT yang akrab disapa Ade.
Pertemuan meninggalkan kesan “Seduluran Saklawase, gak senang musuhan”. Sosok inspiratif dalam membangun sinergitas dengan para wartawan patut menjadi contoh dan aset berharga dari kubu Polri.
Penulis: Samosir.

