By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Sungai Cidurian Dangkal dan Tak Terurus, Kades Jengkol : PUPR dan Balai Besar Tidak Ada Perhatian
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Sungai Cidurian Dangkal dan Tak Terurus, Kades Jengkol : PUPR dan Balai Besar Tidak Ada Perhatian
NUSANTARA

Sungai Cidurian Dangkal dan Tak Terurus, Kades Jengkol : PUPR dan Balai Besar Tidak Ada Perhatian

Redaksi
Last updated: 1 Desember 2021 7:09 pm
Redaksi
Published: 1 Desember 2021
Share
SHARE

PRN Kabupaten Tangerang| Kepala Desa Jengkol Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Mohamad Kodrat Gandi mengeluhkan kepada UPT Pengairan Kabupaten Tangerang dan Balai Besar Pengairan Provinsi Banten yang telah membiarkan aliran kali gembong tersumbat, sehingga terjadi pendangkalan kali, ditambah banyaknya tanaman liar yang menjadi semak-semak di dalam kali tersebut yang berakibat sawah petani di Desanya tidak bisa mendapatkan aliran air untuk sawahnya.

“Saya meminta kepada kementerian PUPR melalui Balai besar C3 dan juga Kepala Dinas Bina marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang agar memperhatikan petani di wilayah saya, Desa Jengkol dan petani se Kecamatan Kresek untuk segera melakukan normalisasi kali dengan mendatangkan alat berat agar bisa mengangkat lumpurnya,” katanya, Rabu (01/12/2021).

Dirinya juga mengungkapkan, walaupun jalan sudah bagus, namun warganya juga banyak yang berpenghasilan dari bertani,saya selaku wakil dari para petani sangat membutuhkan air untuk pesawahan.Oleh karena itu kepada pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten agar segera memperbaiki kali gembong dan kali ceplak.

“Dahulu pak kali gembong lebarnya mencapai 8 meter, namun sekarang jika kita lihat lebar kali gembong sekitar 2 meter saja,” terangnya.

Hal senada juga dikatakan oleh salah seorang aktivis lingkungan H.Alamsyah yang juga Ketua Umum LSM Geram Banten mengatakan, banyak petani mengeluh karena tidak mendapatkan suplai air dari sungai cidurian hulu untuk lahan sawahnya, di karenakan sungai cidurian gembong-sukamulya dan ceplak sama sekali tidak terawat dengan baik dan menjadi sangat sempit dangkal.bisa di lihat sendiri kondisi sungai cidurian di kabupaten tangerang yang sudah di penuhi semak-semak dan tidak nampak seperti sungai lagi.

Lebih lanjut H.Alamsyah mengatakan, harusnya pihak kementerian PUPR melalui BBWS C3 harus turun ke lokasi untuk segera di sampaikan ke kepala Balai Besar tentang kondisi sungai yang sudah tidak ter urus tersebut, mengingat luasnya lahan persawahan di beberapa kecamatan seperti Jayanti, balaraja, sukamulya dan kresek sangat bergantung kepada air sungai tersebut, ini bagaimana mau mendapatkan air jika sungainya saja udh hampir rata dengan badan jalan. Dan seharusnya pihak UPT Pengairan melalui Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang segera memberitahukan kepada pihak Balai Besar melalui surat, jangan mentang-mentang bukan kewenangannya sehingga terkesan masa bodo, mengingat wilayahnya ada di Kabupaten Tangerang dan yang di rugikannyapun masyarakat Kabupaten Tangerang. bagai mana panen mau produktip jika air nya saja harus mengandalkan hujan turun.

(Mulyadi)

You Might Also Like

Wakil Bupati Lampung Timur Beri Sambutan dalam Acara Musyawarah Cabang IV kwartir Cabang Gerakan Pramuka.
Rapimnas & Louncing Perdana Tabloid Media SKI Di Hotel Dirga
Bantaeng Jadi Tuan Rumah Hari Relawan PMI Sulsel
Doa Bersama dan Syukuran dalam Rangka Hari Juang TNI-AD 2019
Umat Hindu Kecamatan Purwoharjo ,Gelar Banyuwangi Indonesia Festival 2018.
TAGGED:PUPRSungaiTangerang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?