By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Miliki Ratusan Mata Air, Banyuwangi Gelar Festival Mentari Ajak Warga Rawat Sumber Mata Air
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Miliki Ratusan Mata Air, Banyuwangi Gelar Festival Mentari Ajak Warga Rawat Sumber Mata Air
HIBURAN, SENI & BUDAYAKABAR JATIM

Miliki Ratusan Mata Air, Banyuwangi Gelar Festival Mentari Ajak Warga Rawat Sumber Mata Air

Redaksi
Last updated: 22 Maret 2022 8:30 pm
Redaksi
Published: 22 Maret 2022
Share
SHARE

PRN BANYUWANGI | Banyuwangi memiliki ratusan sumber mata air. Upaya mengajak masyarakat untuk menjaga mata air, Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Mentari (Menjaga Mata Air), di Kawasan hutan bambu Dam Londo, Kecamatan Licin, Selasa (22/3/2022).

Banyuwangi memiliki 348 sumber mata air tersebar di Banyuwangi. Sumber mata air tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk Banyuwangi yang diperkirakan mencapai 257 juta liter air per hari.

“Keberadaan air tanah sangat dibutuhkan. Tidak hanya bagi manusia, tapi juga hewan dan tumbuhan. Maka merawat sumber mata air menjadi keharusan agar keberlangsungannya terus terjaga,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Festival Mentari.

Komitmen merawat sumber mata air di Banyuwangi dilakukan melalui gerakan menanam pohon secara serentak di sekitar sumber-sumber mata air. Kali ini, sekitar 2.500 pohon buah ditanam di sumber mata air se-Banyuwangi. Seperti pohon alpukat dan jambu madu deli.

“Ini merupakan upaya menyelamatkan ekosistem alam dari hulu hingga hilir. Lewat festival ini kita mengajak masyarakat mulai merawat mata air. Mari mulai menanam pohon agar sumber-sumber mata air kembali bermunculan,” kata Ipuk.

Kampanye tanam pohon tersebut juga dapat menambah pasokan oksigen dan mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

“Saya minta para camat dan kepala desa untuk terus mendorong warganya menggalakkan menanam pohon. Terutama mereka yang bermukim di sekitar sumber mata air, maupun yang dekat dengan lahan kritis, misalnya tepi-tepi sungai.

“Upayakan menanam pohon. Selain dapat menjaga lingkungan, hasil buahnya juga bisa dikonsumsi oleh warga sekitar,” kata Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan, dipilihnya sumber mata air di Dam Londo Desa Tamansari ini karena sumber air di sini dimanfaatkan warga untuk mengairi lahan sawah warga sekitar. Tak kurang 15 hektar sawah di desa itu bergantung dari Dam Londo ini.

“Juga untuk mendukung Dam Londo menjadi destinasi wisata. Karena dam ini peninggalan jaman Belanda yang sarat dengan histori. Ini yang juga ingin kita angkat,” kata Yani, sapaan Dwi Handayani.

“Tidak ada jalan lain kecuali mempertahankan debit air agar tidak semakin berkurang. Selain dengan rajin menanam pohon, kita juga harus menghemat penggunaan air,” ujar Yani.

Selain kampanye penanaman pohon secara serentak di berbagai sumber air, kegiatan ini diawali dengan sosialisasi lingkungan yang dilaksanakan secara virtual dengan diikuti 200 peserta dari pelajar SD-SMA. Serta dirangkai penebaran benih ikan nila di areal Dam Londo. (Solikin).

You Might Also Like

Cegah Penyebaran PMK, Polres Batu Gencarkan Penyemprotan Disinfektan
Mengenang Sejarah Berdirinya Gereja Pantekusta Pusat Surabaya
Polres Jember bersama Gelar Salat Ghoib Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Libur Tahun Baru Cak Hud Cek Pasien Covid-19 di RSUD Sidoarjo
Media harus Netral, Independen, dan Profesional.
TAGGED:BanyuwangiFestival Mentari
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?