By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Road Show Pembinaan Bunda Paud, Bupati Ikfina Dorong Terwujudnya PAUD-HI
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Road Show Pembinaan Bunda Paud, Bupati Ikfina Dorong Terwujudnya PAUD-HI
KABAR MOJOKERTO

Road Show Pembinaan Bunda Paud, Bupati Ikfina Dorong Terwujudnya PAUD-HI

Redaksi
Last updated: 15 November 2022 6:08 pm
Redaksi
Published: 15 November 2022
Share
SHARE

PRN Mojokerto | Hari pertama pelaksanaan agenda Road Show Pembinaan Bunda Paud Desa yang diprakarsai Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto mulai berlangsung. Dalam agenda tersebut, Bupati Ikfina mendorong terwujudnya Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di wilayah kerjanya.

Hari pertama ini, Bupati Ikfina langsung melaksanakan pembinaan kepada bunda paud di dua lokasi. Yakni di Kecamatan Dawarblandong dan Kecamatan Kemlagi tentunya sasarannya adalah para Bunda Paud Desa.

Dalam pembinaan Bunda Paud Desa se-Kecamatan Kemlagi, Senin (14/11) siang, Bupati Ikfina menyampaikan, terwujudnya PAUD-HI tentunya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak. “Kebutuhan ini dipenuhinya harus secara bersamaan, sistematis dan terintegrasi,” ungkapnya.

Ikfina menjelaskan, kebutuhan esensial anak, yakni kebutuhan kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral emosional dan pengasuhan. “Kebutuhan ini lah yang harus dipenuhi secara bersamaan, sistematis dan terintegrasi,” tuturnya.

Dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan anak tersebut, Ikfina menyebut, telah dilakukan. Namun apakah hal tersebut sudah dilakukan secara simultan, sistematis dan terintegrasi? Ikfina pun selanjutnya memaparkan sejumlah data.

“Mari kita lihat, apa semua anak-anak usia lima tahun itu datang ke posyandu? Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, yang datang ke Posyandu tidak sampai 60 persen, karena anak usia di atas dua tahun imunisasi sudah lulus, itu yang pertama, dan yang selanjutnya, ada yang sudah masuk sekolah. Otomatis tidak sampai 60 persen yang mendapat pelayanan kesehatan, gizi dan perawatan,” jelasnya.

Untuk memastikan anak-anak usia dini mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dalam menunjung tumbuh kembang anak, Bupati Ikfina mengatakan, bakal membentul Posyandu di satuan PAUD.

“Pemkab Mojokerto akan memaksa satuan PAUD untuk mendirikan Posyandu di sekolah masing-masing, yang nantinya khusus untuk melayani murid-muridnya sendiri. Kita akan latih para pendidik PAUD dan memenuhi sarpras nanti, kami juga akan beri alat pemeriksaan visus untuk melakukan pemeriksaan pengelihatan anak,” terangnya.

Bupati Ikfina ingin, Posyandu di masing-masing satuan PAUD juga terintegrasi dengan Posyandu pada umumnya. “Hasil pemeriksaannya nanti tetap koordinasi dengan bidan desa untuk langkah lebih lanjut. Harapan kita semua, akan terlayani terkait pelayanan kesehatan kepada anak-anak,” harapnya.

Selain itu, Ikfina menambahkan, guru-guru PAUD nantinya juga harus melakukan parenting dimana parenting tersebut sama seperti yang dilakukan oleh kader BKB (Bina Keluarga Balita). “Guru-guru ini nanti juga akan melakukan parenting, parenting ini sama seperti BKB. Nanti bisa lewat grup WhatsApp, sehingga BKB di luar nanti fokus anak-anak yang datang di Posyandu, yang tidak sekolah di PAUD nanti menjadi tanggung jawab Posyandu dan kader BKB,” jelasnya.

Bupati Ikfina menegaskan, bagaimana hal-hal yang diajarkan ke anak-anak usia dini ini pengasuhannya yang dilakukan di rumah dan di sekolah sama. Tak hanya itu, Bupati Ikfina juga meminta agar terkait fungsi perlindungan juga diajarkan kepada anak-anak usia dini.

“Yang perlu kita tanamkan ke anak-anak adalah terkait masalah perlindungan. Perlindungan terhadap kekerasan seksual. Baik di rumah atau sekolah, anak harus dididik untuk perlindungan diri sendiri. Mengajarkan anak-anak membentuk pertahanan diri, bagian-bagian tubuh tertentu yang tidak boleh dilihat atau disentuh oleh orang lain,” ujarnya.

Mengapa begitu penting memperhatikan PAUD-HI? Bupati Ikfina menjelaskan, proses pertumbuhan dan perkembangan sel saraf otak memiliki masa waktu tertentu. Dimana saat masa pertumbuhan dan perkembangan tersebut terlewat, maka sudah tidak bisa diulang.

“Proses pembentukan sel saraf otak sudah dimulai dari usia satu bulan kehamilan. Ini berkembang terus. Proses pertumbuhan dan perkembangan fungsi sel otak ada jadwalnya. Kalau sudah jadwalnya selesai ya selesai, tidak bisa ditunda,” tandasnya.

Bupati dengan latar belakang dokter ini pun mencontohkan, fungsi sel otak untuk pendengaran dan pengelihatan sudah mulai berkembang pada usia satu hingga tiga bulan sebelum bayi dilahirkan.

“Saya pernah bilang, stimulasi dalam kehamilan itu penting. Karena otaknya yang berfungsi untuk pendengaran dan pengelihatan ini sudah berkembang. Usia kandungan delapan bulan, menjadi perkembangan sel otak yang sangat luar biasa, maka dari itu stimulasi saat kehamilan sangat penting,” bebernya.

Ketika bayi lahir, lanjutnya, puncak pertumbuhan dan perkembangan di usia tiga bulan pertama setelah lahir. “Setelah usia tiga bulan, pertumbuhannya akan turun dan akan selesai saat anak usia enam tahun. Karena ini yang tidak bisa dilewatkan, maka tolong dimanfaatkan dengan betul.

Perkembangan paling kompleks, lanjut Ikfina, akan terjadi pada anak usia satu hingga enam tahun. “Satu tahun, dua tahun ini juga puncak-puncaknya. Fungsi otak yang paling kompleks, itu puncaknya di usia satu sampai lima tahun, itu saat dimana anak-anak di masa pendidikan PAUD,” tambahnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini pun kembali menekankan, ketika PAUD-HI ini tidak bisa terlaksana dengan maksimal, maka masa-masa penting membentuk karakter anak anak terlewatkan.

“Inilah ketika PAUD-HI tidak dilakukan, maka akan terlewat pendidikannya. Itulah yang membuat kita rugi, anak-anak yang kurang gizi ke depan tidak akan bisa maksimal. Kalau pertumbuhan dan perkembangan anak ini mencapai maksimal, di sekolahkan kemana dan dimana pun, pasti akan cerdas,” imbuhnya.

Dengan terwujudnya PAUD-HI di Kabupaten Mojokerto, Bupati Ikfina berharap, anak-anak Kabupaten Mojokerto akan sesuai dengan tujuan PAUD-HI, yakni sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia. (Mahmudah)

You Might Also Like

Laksanakan Program Semangat, Kapolres Mojokerto Besuk Anggota Yang Sakit
Penyerahkan SK pengangkatan CPNS dan PPPK Guru Tahap 1 Oleh Wali Kota Mojokerto
Liga Santri PSSI Piala Kasad 2022 Mojokerto : Kalahkan PPTA FC, PS Darut Taqwa Pastikan Lanjut Babak 8 Besar
Komisi VI DPR RI Kunjungi Mojokerto Dukung PT SGN dan PT Enero Wujudkan Ketahanan Energi Nasional
Silaturahmi Bersama MUI, Bupati Mojokerto Tekankan Selalu Jaga Kesehatan
TAGGED:Kabupaten MojokertoRoad Show Pembinaan Bunda Paud
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?