PRN Kediri | Dalam rangka kegiatan pemberian paket makanan protein hewani, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar kegiatan rutin Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Dalam acara ini dibagikan 150 paket olahan ikan dan sekaligus sosialisasi tentang stunting kepada ibu hamil bertempat di Kampung Lele, Desa Tales Kec. Ngadiluwih (14/03/2023).
Kegiatan yang juga merupakan rangkaian agenda Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1219 ini bertujuan untuk memasyarakatkan makan ikan sebagai upaya untuk menekan angka stunting.
Hadir dalam acara ini Asisten Perekonomian Pembangunan Kabupaten Kediri, Drs.Sujud Winarko,MM., yang menyampaikan sambutan dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Drs. Sujud Winarko, MM., juga menjelaskan bagaimana pengolahan ikan lele agar anak tidak jenuh saat mengkonsumsi.
“Lele jangan hanya digoreng. Supaya anak tidak jenuh, lele bisa disajikan dengan beberapa varian olahan seperti abon dan sate,” jelas Sujud.
Gemarikan hari ini difokuskan dalam pengolahan ikan lele. Karena lele memiliki gizi yang bagus dan harganya relatif murah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid S.Pt.,MM., menjelaskan tujuan pembagian paket olahan ikan khusus untuk ibu hamil. Nur Hafid, S.Pt. MM. berharap masyarakat lebih memperhatikan gizi anaknya agar terhindar dari stunting.
“Saya berharap ibu-ibu sering makan lele, cari yang murah saja. Anaknya disuruh makan lele paling tidak 1 minggu 3 kali,” ujar Nur Hafid, S.Pt. MM.
Sebelum pembagian paket ikan, Kepala DP2KBP3A, Dr.dr.Nurwulan Andadari, MMRS., berkesempatan memberikan sosialisasi terkait stunting kepada para ibu hamil yang hadir. Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan Dr.dr. Nurwulan Andadari, MMRS. dalam rangka meningkatkan gizi anak guna mencegah stunting di Kabupaten Kediri.(ADinfo)

