By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kisah Keberangkatan Kereta Api Terakhir dari Stasiun Surabaya Gubeng 79 Tahun Silam, Evakuasi 3.000 Korban Pertempuran
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kisah Keberangkatan Kereta Api Terakhir dari Stasiun Surabaya Gubeng 79 Tahun Silam, Evakuasi 3.000 Korban Pertempuran
KABAR JATIM

Kisah Keberangkatan Kereta Api Terakhir dari Stasiun Surabaya Gubeng 79 Tahun Silam, Evakuasi 3.000 Korban Pertempuran

Redaksi
Last updated: 18 November 2024 8:22 am
Redaksi
Published: 18 November 2024
Share
SHARE

Teks Foto: Teatrikal yang menceritakan sejarah “Kereta Api Terakhir Surabaya” di Stasiun Surabaya Gubeng sisi barat, pada Minggu (17/11/24) pagi.

PRN Surabaya | Surabaya – Stasiun Surabaya Gubeng menjadi saksi kunci pertempuran besar 79 tahun silam, yang terjadi di Kota Surabaya pada Bulan November 1945. KAI Daop 8 Surabaya menggandeng komunitas Begandring Surabaya menyuguhkan teatrikal yang menceritakan sejarah “Kereta Api Terakhir Surabaya” di Stasiun Surabaya Gubeng sisi barat, pada Minggu (17/11/24) pagi.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, mengatakan teatrikal ini melibatkan 100 peserta dari komunitas Begandring serta 200 peserta yang merupakan pekerja Daop 8 Surabaya.

Lebih lanjut, disuguhkannya teatrikal ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai perjuangan dan patriotisme warga Surabaya pada saat terjadinya perang di Kota Surabaya, yang terjadi pada tanggal 17 – 20 November 1945.

“Teatrikal ini menceritakan dalam aksi penyelamatan sekitar 3.000 korban dan pasien RS Simpang ke luar Kota Surabaya, dan menjadikan Stasiun Surabaya Gubeng sebagai titik tolak keberangkatan,” terangnya.

KAI Daop 8 Surabaya berharap, disuguhkannya teatrikal “Kereta Api Terakhir Surabaya” ini untuk menyampaikan pesan moral kepahlawanan para pejuang Kota Surabaya, kepada calon pelanggan yang saat ini didominasi oleh Generasi Milenial maupun Gen-Z.

“Kereta Api Terakhir Surabaya bukan hanya sekedar drama sejarah, tetapi juga sebuah refleksi tentang keberanian, solidaritas, dan perjalanan para Pejuang dari Kota Surabaya dalam menghadapi ketidakpastian dan kesulitan,” terangnya.

*Sinopsis Kereta Api Terakhir Surabaya*

Reka ulang Kereta Api Terakhir Surabaya dilakukan untuk menghormati jasa besar Jawatan Kereta Api dan Tenaga Kesehatan yang melakukan evakuasi total 3.000 korban pertempuran Surabaya dari Rumah Sakit Simpang ke Stasiun Gubeng untuk selanjutnya menuju ke daerah aman.

Evakuasi dilakukan selama 3 malam, mulai jam 19.00 s/d 02.00 dari tanggal 17 s/d 20 November 1945, ditengah bayang-bayang tembakan mortir dan meriam Inggris serta dalam keadaan gelap gulita evakuasi dilakukan.

Hanya nyala temaran lilin didalam Stasiun Gubeng yang menjadi penerang utama, tandu-tandu berisi korban, perlengkapan Chirug dan alat-alat kesehatan diangkut menuju Stasiun Gubeng, berjejas-jejas Kereta Api Revolusi silih berganti keluar masuk Stasiun.

“Pada hari ini, Minggu, 17 November 2024, kita melakukan reka ulang peristiwa yang benar-benar terjadi di Surabaya, ditanggal yang sama 79 tahun lalu,” pungkasnya. (ryo’/sae)

You Might Also Like

Pemerintah Kabupaten Malang Melalui Dinas PU Bina Marga Hotmix Jalan Raya Clumprit Pagelaran
Pemkab Kediri Serahkan PLTS ke Ponpes Hidayatul Mubtadien Lirboyo Pagung
Desa Sukowiyono Padas Ngawi Terima Bantuan Beras dari Bapanas
JUMPA KANGEN ALUMNI SMPN 1 KALIANGET 97 DI CAFE ANITA FAMILY
Kebakaran di Rumah Dinas PT. Garam Persero Diduga Konsleting Listrik AC
TAGGED:Evakuasi 3.000 Korban PertempuranKisah Keberangkatan Kereta Api Terakhir dari Stasiun Surabaya Gubeng 79 Tahun SilamSurabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?