PRN Kediri | KPU Kabupaten Kediri sukses menggelar Debat Publik terakhir Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada serentak 2024, Kamis malam (14/11/2024), yang bertempat di Convention Hall, Simpang Lima Gumul (SLG).
Pada segmen pertama debat publik pasangan calon (paslon) dipersilahkan menyampaikan visi, misi sesuai tema debat Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Dan Provinsi Dengan Nasional Dan Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.
Paslon nomor 01 pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah, menyampaikan visi misi pembangunan infrastruktur di pedesaan merupakan prioritas agar desa dapat berkembang mandiri, program pembangunan dusun sebesar 300-500 juta per dusun per tahun. Pembangunan infrastruktur di desa pelaksanaannya melibatkan tenaga kerja dari desa setempat dalam bentuk padat karya.
Bidang ketahanan pangan adalah ketercukupan pangan, beragam pangan bergizi, merata dan terjangkau. Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan , kami akan melakukan diversifikasi pangan, penerapan teknologi pertanian, pembangunan pertanian berkelanjutan, pengurangan limbah pangan dan pemberdayaan petani lokal. Pembangunan manusia dan budaya pembangunan karakter masyarakat dan perencanaan pada nilai-nilai agama, budaya, sosial dan budi pekerti dalam rangka mewujudkan masyarakat madani. Serta melestarikan peninggalan sejarah, potensi wisata, budaya dan tradisi masyarakat Kabupaten Kediri,” ucap Deny Widyanarko didampingi Mudawamah.
Dalam hal pendidikan, kesehatan dan ekonomi mewujudkan masyarakat Kediri yang unggul, sehat produktif dan sejahtera. Peningkatan pelayanan dasar kualitas sektor pendidikan melalui program pemerataan layanan pendidikan, penguatan karakter pendidikan, peningkatan kualifikasi kompetensi dan kesejahteraan guru serta penyediaan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Kediri. Memperkokoh persatuan negara Indonesia dengan program pelatihan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dalam rangka memantapkan pengamalan Pancasila pelaksanaan undang-undang dasar tahun 1945 pelestarian Bhinneka Tunggal Ika serta program daerah bebas perlindungan narkoba.
Sementara paslon nomor 02 pasangan Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa, mengatakan dalam pembangunan infrastruktur diantaranya terkait rencana pembangunan rumah sakit di kawasan aerotropolis, rawat inap di seluruh Puskesmas.
Ketahanan pangan dalam ketersediaan bahan pokok hari ini masih mengalami surplus, Alhamdulillah. Indeks pembangunan manusia meningkat dari 73,32 meningkat menjadi 74,68, Indeks Profesionalitas ASN meningkat dari 54,41 menjadi 81,62. Lalu kita sudah membentuk dewan kebudayaan dan kita sudah mematenkan kekayaan intelektual komunal diantaranya getuk lindri, nasi tiwul, kesenian tiban, jaranan jowo dan wayang krucil serta meluncurkan pakaian khas Kediri, ujar Hanindhito Himawan didampingi Dewi Maria Ulfa.
Di dunia pendidikan terdapat 47.544 penerima beasiswa, bisyaroh hingga 9.000 guru madin dan guru agama lainnya akan ditingkatkan jumlahnya menjadi 17.000, pembangunan SMA Dharma Wanita Boarding School dan pendirian dua sekolah Canda Bhirawa. Mengeluarkan surat edaran Bupati untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari senin dan tanggal 17 setiap bulannya, mengenakan pakaian khas di kamis pertama setiap bulan serta malakukan perayaan hari besar.(ADInfo)

