By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Dana Operasional RT/RW Ketanggung Jadi Sorotan, Pemdes Janjikan Penyelesaian Kekurangan Pada Akhir 2026
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Dana Operasional RT/RW Ketanggung Jadi Sorotan, Pemdes Janjikan Penyelesaian Kekurangan Pada Akhir 2026
KABAR JATIM

Dana Operasional RT/RW Ketanggung Jadi Sorotan, Pemdes Janjikan Penyelesaian Kekurangan Pada Akhir 2026

Redaksi
Last updated: 6 Agustus 2026 9:38 am
Redaksi
Published: 6 Agustus 2026
Share
SHARE

PRN Ngawi | Polemik penyaluran dana operasional RT/RW di Desa Ketanggung, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, masih berlanjut. Setelah sebelumnya menjadi perhatian sejumlah media online nasional, persoalan tersebut kembali mencuat menyusul adanya permintaan kepada sejumlah Ketua RT untuk menandatangani ulang dokumen penerimaan dana operasional.

Sejumlah Ketua RT di Dusun Ngemplak dan Dusun Kopenan mengaku kembali dipanggil Pemerintah Desa Ketanggung untuk melakukan tanda tangan ulang bukti penerimaan. Mereka menyebut terdapat perubahan pada rincian dokumen, khususnya terkait Alat Tulis Kantor (ATK), yang sebelumnya tercantum namun dalam dokumen terbaru tidak lagi dicantumkan.

Salah seorang Ketua RT 03/03 Dusun Ngemplak, Suroso, bersama Ketua RT di Dusun Kopenan, Bendot, menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan penjelasan mengenai kekurangan dana operasional tersebut. Pemerintah Desa disebut menyampaikan bahwa hak yang belum diterima akan diselesaikan pada akhir tahun 2026.

Sebelumnya, sejumlah Ketua RT mempertanyakan pencairan dana operasional selama enam bulan. Mereka mengaku menerima uang tunai sebesar Rp. 390.000, sementara berdasarkan informasi yang mereka terima, alokasi operasional RT/RW sebesar Rp. 100.000 per bulan atau Rp. 600.000 untuk enam bulan.

Sekretaris Desa Ketanggung, Panggel Jefri Kholib, saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7/2026), sebelumnya menjelaskan bahwa tidak terdapat pemotongan dana operasional. Dari total alokasi Rp. 600.000, terdapat penggunaan untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 82.200 dan ATK sebesar Rp. 127.500, sehingga dana tunai yang diterima sementara sebesar Rp. 390.000.

Menurut pihak desa, anggaran ATK tersebut tetap menjadi hak RT/RW, namun belum dapat direalisasikan karena kondisi anggaran desa pada saat pencairan belum mencukupi. Pemerintah Desa Ketanggung kemudian menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan kekurangan tersebut setelah kondisi anggaran memungkinkan, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2026.

Dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa, Pemerintah Desa Ketanggung juga disebut telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah Kecamatan Sine terkait administrasi serta pengelolaan keuangan desa. Camat Sine Agus Dwi Narimo hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi melalui telepon maupun WhatsApp. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi, Budi Santoso, melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa hal tersebut berkaitan dengan teknis operasional di lapangan, termasuk insentif untuk operasional RT/RW, kelancaran BPJS, dan kebutuhan operasional lainnya.

Masyarakat berharap pembinaan dan pendampingan tersebut dapat diterapkan secara optimal, terutama dalam hal transparansi, tertib administrasi, serta komunikasi antara pemerintah desa dengan Ketua RT/RW. Dengan adanya penjelasan yang terbuka mengenai rincian anggaran, diharapkan tidak muncul kembali perbedaan pemahaman terkait hak dan penggunaan dana operasional.

Sesuai prinsip pengelolaan keuangan desa, transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam penggunaan anggaran. Masyarakat berharap komitmen Pemerintah Desa Ketanggung untuk menyelesaikan kekurangan dana operasional RT/RW selama enam bulan pada tahun 2026 dapat segera direalisasikan sesuai yang telah disampaikan kepada para Ketua RT dan RW. Penyelesaian secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta memperkuat sinergi pemerintah desa dengan perangkat kewilayahan dalam memberikan pelayanan kepada warga. (Jatmiko)

You Might Also Like

Lantik 128 Pejabat, Bupati Ipuk: Kinerja Jadi Tolak Ukur Evaluasi
Antusiasme Warga Pasuruan Ikuti Pelaksanaan Vaksinasi
Jalan Sehat Menuju Indonesia Damai di Gelar Polres Mojokerto
Sedang Sakit Struk Mbok Inem, Butuh Uluran Tangan Dari Pemerintah Setempat.
Tekan Penyebaran Covid-19 Varian Omicron Melalui Tim Pamor Keris Polres Batu
TAGGED:Dana Operasional RT/RW Ketanggung Jadi SorotanNgawiPemdes Janjikan Penyelesaian Kekurangan pada Akhir 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?