PRN Ngawi – Warga Desa Pakah, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tergeletak dengan posisi tertindih sepada motor.
Penemuan mayat tersebut, pertama kali diketahui Suparman (48 th) di Petak 45 g RPH Grogol, BKPH Kedungbanteng, tepatnya di Dusun Grogol, Desa Pakah, Kecamatan Mantingan, Kab. Ngawi, Kamis (17/1/2019).
Sekira pukul 06.30 Wib, Suparman (48) hendak melakukan aktifitas sehari-hari, yaitu mengembala kerbau untuk memberi makan kerbau miliknya, disebuah lahan kosong RPH Grogol BKPH Kedungbanteng, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Suparman melihat sebuah sepeda motor tergeletak dengan posisi sudah roboh.
“Saat itu saya melihat ada sebuah sepeda motor mas, tapi sepeda motornya dalam keadaan roboh”, kata Suparman.
Saat dikonfirmasi awak media, Suparman menceritakan, dengan tujuan mau ngecek sebuah sepeda motor, Suparman terkejut karena ada sebuah mayat (korban) yang tertindih dibawahnya. “Saya kaget, pas melihat honda itu (sebutan motor red), ada seorang laki laki meninggal tertimpa sepeda motor beserta rumput ranting daun dalam keadaan meninggal dunia”, ungkapnya kepada PRN, (17/1).
Melihat hal itu, Suparman langsung melapor ke warga dan perangkat Desa untuk diteruskan melaporkan ke Polsek Mantingan.
Dari keterangan salah satu keluarga korban mengungkapkan bahwa, pada hari Rabu (16/1) sekitar pukul 11.00 Wib, korban pamit kepada istri untuk mencari rumput. Namun oleh sang istri tidak diperbolehkan karena dalam keadaan sedang sakit. Akan tetapi korban tetap nekat mencari rumput dan kemudian ditemukan meninggal.
Sampai berita ini diturunkan, penyebab meninggal korban belum diketahui, karena masih menunggu dari dokter Puskesmas Tambakboyo dan Identifikasi Polres Ngawi. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polres Ngawi untuk dilakukan identifikasi selanjutnya.
Diketahui, korban bernama Widodo (65 th), mantan Kamituwo (Kasun) Nglencong, Dusun Kalitengah, Rt.05 / Rw. 05, Desa Jagir, Kec. Sine, Kab. Ngawi.
Jurnalis : wixke

