PRN Sumenep, Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial menggelar sosialisasi dan Launching bantuan sosial Beras sejahtera (Bansos Rastra) Tahun 2019 yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Ujung timur Pulau Garam Madura Jawa timur, Rabu, 20/03/2019.
Dalam kegiatan Sosialisasi dan Launching Bansos Rastra 2019 itu dihadiri oleh, Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busryo Karim, M.Si. , Sekda Sumenep Ir. Edy Rasiadi, M.Si, Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno, Kejari Sumenep, Kadis Sosial Sumenep R. Akh Aminullah, Sub Divre Bulog Madura, Syafarudin Arief dan para undangan pelaksana kab. Sumenep.
Dalam keterangan Kepala dinas Sosial (Kadinsos) Sumenep, Madura, Jawa Timur, R. Akh. Aminullah menegaskan jika akan memulai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) beras sejahtra (Rastra) tahun 2019 akan dimulai dari wilayah daratan,
“Untuk awal lauching Bansos Rastra akan dilakukan di wilayah daratan terlebih dahulu, sesuai dengan hasil yang sosialisasi yang sudah dilakukan,” Tutur R. Akh. Aminullah,
Masih dalam keterangan kadis Sosial Sumenep Dalam kesempatan yang sama, R. Akh. Aminullah menjelaskan tentang biaya pendistribusian Rastra tahun 2019 itu masyarakat tidak dipungut biaya apapun (Gratis).
“Pendistribusian Bansos Rastra dari Gudang bulog ke titik distribusi desa/kelurahan adalah tanggung jawab Bulog baik wilayah daratan dan kepulauan, Semuanya sudah di tanggung Pemkab”, Ucap Aminullah.
Menurut Aminullah penerima Rastra 2019 sebanyak 128.600 KK yang akan menerima Bansos Rastra,
dan menambahkan penerima Bantuan Non tunai dan penerima Rastra sama sesuai dengan DPM yang sudah di tetapkan oleh kementrian Sosial.
“Sesuai dengan keputusan kementrian Sosial jumlah penerima tetap sama, bedanya KPM menerima uang sebesar Rp. 110.000 melalui kartu dan nantinya ditukar ke E-warung yang di tunjuk oleh Bank Himbara bisa di tukar dengan beras dan telor, Sedangkan untuk Rastra, KPM cuma menerima beras yang beratnya 10 kg”, imbuhnya.
Dihari yang sama dalam sambutan dari pihak Bulog Rahmatullah menyampaikan bahwa untuk kwalitas akan menyediakan layer pengamanan pada saat pengadaan sortasi dan kontrol kualitas pada saat di distribusi ke gudang dan penyaluran kepada desa.
“Jadi pengecekan kualitas Beras sebelum dilakukan pendistribusian akan dicek, apabila nantinya masih ada keluhan dimasyarakat kami siap dan terbuka untuk menerima pengaduan 2×24 jam bisa dikembalikan dan diantarkan kembali, dan penggantinya pada hari itu juga,” kata Rahmatullah. (erfandi)

