PRN TULUNGAGUNG – Jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 yang akan digelar pada 17 Agustus 2019 mendatang. Kepala Satpol PP Tulungagung, Drs. J. Bagus Kuncoro, memimpin pembukaan seleksi Diklat Paskibraka Kabupaten Tulungagung, di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Lembu Peteng Tulungagung. Kamis (21/3/2019),
Seleksi dan diklat yang dilaksanakan oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tulungagung tersebut diikuti oleh pelajar SMA/SMK dan Madrasah Aliyah (MA) Negeri maupun Swasta yang ada di Kabupaten Tulungagung.
Dalam Arahannya J. Bagus Kuncoro mengatakan Calon anggota paskibraka Kabupaten Tulungagung yang akan diseleksi ini merupakan pemuda-pemudi terpilih di sekolah masing – masing.
“Kalian harus bangga jika kelak terpilih sebagai anggota paskibraka, karena untuk menjadi paskibraka ini tidaklah mudah, namun harus melalui seleksi yang ketat dan yang terbaiklah yang terpilih”, Ujar Bagus Kuncoro.
Lebih lanjut Bagus menegaskan, untuk bisa terpilih sebagai anggota paskibraka masing masing siswa harus berjuang sejak dini, karena selain memerlukan pengorbanan, juga memerlukan niat, tekad, semangat, dan kerja keras yang tinggi serta keuletan dan ketekunan.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, S.Sos., M.Si., mengungkapkan, pelaksanaan seleksi disamping menjalani seleksi secara fisik, juga menjalani pembinaan secara mental yang tentunya berguna dalam membangun sikap dan mental yang diperlukan pada pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih.
Darmaji menambahkan, kegiatan yang digelar jangan dimaknai sebagai rutinitas seleksi paskibra saja, namun juga harus menjadi simbol persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Hal ini harus dilaksanakan dengan baik dan khidmat. Kami berharap, ini mampu membangun semangat nasionalisme yang lebih baik lagi. Juga mendorong masyarakat untuk memiliki wawasan kebangsaan. Untuk itu, kegiatan paskibra harus dilaksanakan dengan baik,” terang Darmaji.
Lebih lanjut ia menegaskan, agar peserta mengikuti seleksi dengan baik dan benar. Agar tercipta rasa kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan jiwa kebangsaan.
“Saya berharap para siswa peserta seleksi dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Supaya kelak diharapkan melahirkan patriot-patriot bangsa yang tangguh,” pungkas Darmaji.
(Fit/Gus/PRN)

