PRN MOJOKERTO – Sungguh diluar dugaan ibarat tidak makan nangkanya terkena getahnya, terjadi pada Wati istri Syah dari Ipin (nama samaran, red) warga Mojogebang Kemlagi, Wati harus menanggung ancaman dan intimidasi dari preman suruhan WIL suaminya. 30/10.
Dengan dalil hutang piutang Sebut IFA (inisial WIL Ipin, red) warga Babadan Surabaya, menekan Ipin dan keluarganya bahkan dengan menggunakan jasa preman mengintimidasi bahkan kuat dugaan menyandra anak Ipin saat pulang sekolah.
Berdasarkan keterangan Wati saat bertandang ke redaksi PRN, dirinya dan keluarga merasa tidak mampu lagi berfikir dan mengambil langkah hukum, pasalnya Wati merasa keselamatan dirinya dan keluarga lebih utama, sedangkan kalau hal ini dilaporkan minimal ada perlindungan hukum dari kepolisian.
” Masak uang dipake seneng-seneng sama suami saya kok dibuku hutang piutang, parahnya lagi nagihnya bawa anak, menantu, suami dan preman mengancam keluarga saya” terang Wati.

Foto Suami IFA dan IFA saat menekan keluarga Wati (foto di samamarkan)
Sementara menurut IFA, dirinya mengakui bahwa memang ada hubungan asmara dengan Ipin, bahkan sudah pernah menikah siri dengan Ipin, tapi dalam pembelaannya IFA merasa dibohongi karena dalam pengakuannya Ipin tidak memiliki istri.
Lanjut menurut inspektur Dua Sudarsono SPKT Polres Kota Mojokerto menyarankan kepada Wati agar melaporkan perihal perzinahan atau perselingkuhan Ipin dan IFA dari pada mengangkat kasus dugaan pengancaman dll, pasalnya menurut Sudarsono semua berawal dari adanya dugaan hubungan asmara antara Ipin dan Wati.
Sampai berita ini diturunkan, Wati tetap bersikukuh melaporkan suaminya (Ipin) dan selingkuhannya IFA yang statusnya masih menjadi istri Syah orang asal madura. (bersambung).
Jurnalis : udin

