PRN SUMENEP – Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial menggelar pengukuhan Pengurus Forum Lembaga Kesejahteraan Anak (FLKSA) dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) masa bakti tahun 2020 – 2024, yang digelar di Aula Dinas Sosial kabupaten Sumenep, Kamis 20/02/2020.
Kegiatan tersebut diresmikan dan di kukuhkan langsung oleh ketua FLKSA Jawa timur (KH Miftahul Hinan), yang di hadiri juga oleh Wakil Bupati Sumenep (Achmad Fauzi, SH), Kadis Sosial Sumenep (Moh. Iksan), Ketua DPC Hanura (Hj Dewi Kholifah, SH, MH), ketua pengasuh anak (K. Syafi’e), segenap anggota pengurus FLKSA Sumenep, dan sejumlah anak yatim.
Dalam sambutan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fausi menyampaikan dan berharap kepada semua pengurus Anggota Forum LKSA di kabupaten Sumenep bisa menjalankan tugas mulia ini, dengan melalui Anak yatim akan mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT. sesuai dengan apa yang telah diembankan.
“Melalui forum LKSA ini sebagai mitra Pemerintah, agar supaya bisa terdata dan terakomodir bagi anak yatim dan anak terlantar, sehingga semuanya tersantuni dengan baik oleh pemerintah, agar supaya tidak terlantarkan dan bisa menjadi generasi bangsa yang baik”, tutur Achmad Fauzi.
Pada kesempatan yang sama Achmad Fauzi yang akan mencalonkan diri sebagai Bupati Sumenep di periode berikutnya juga menyampaikan bahwa Pemerintah sudah banyak melakukan kewajibannya, dalam hal ini Pemerintah berharap dari pihak swasta dan stekholder untuk bersama sama bergerak.
“Pemerintah sudah banyak lakukan hal-hal yang menjadi kewajibannya, tapi tidak cukup Pemerintah saja, harus ada juga dari pihak swasta dan stekholdernya harus bisa bergerak bersama sama, supaya bisa lebih besar untuk bergerak dalam mensejahterakan dan kemaslahatan, kepada anak yatim”, Imbuh Fauzi.
Dan mereka berharap melalui forum LKSA & PSAA terus bisa memberikan yang bermanfaat bagi generasi bangsa yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. “Pemerintah melalui Dinas sosial memberikan ruang kepada forum LKSA, Semoga lembaga FLKSA – PSAA terus memberi manfaat kepada generasi bangsa yang senantiasa membutuhkan kasih sayang, karena Mereka punya harapan sama seperti yang lainnya”, harapannya.
Menurut keterangan dari ketua LKSA Jawa Timur bahwa, Forum LKSA dari tahun 2014 di Sumenep sudah mencapai 213 forum, namun di tahun 2015 mengalami penurunan sehingga tinggal 72 forum, tetapi di tahun 2016 mulai naik kembali setelah menjadi kemitraan dengan Dinas Sosial mencapai 85 LKSA sekabupaten Sumenep yang sudah terakreditasi, sehingga melalui forum LKSA ada perhatian kepada anak yatim dari Dinas Sosial.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep (Moh. Iksan) dalam sambutannya mengatakan bahwa, forum LKSA-PSAA tersebut memang perlu untuk Pemerintah guna memberikan dampak baik terhadap pemberian bantuan yang dilakukan oleh Pemkab Sumenep nantinya.
“Forum LKSA ini adalah mitra, yang akan kita gunakan sebagai pioner kegiatan bantuan dan dengan terbentuknya lembaga FLKSA ini akan banyak membantu terhadap apa yang akan dilakukan Dinsos dalam menyalurkan bantuan terhadap anak yatim nantinya, agar selalu tepat sasaran,” kata Iksan. (Erfandi)

