PRN SUMENEP | Dalam situasi yang semakin marak penyebaran menularnya Covid-19 di kabupaten Sumenep, guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang ada di kabupaten Sumenep, kabupaten Sumenep perlu membentuk 300 kampung tanggung dan Pelabuhan tangguh, yang di launching langsung oleh A. Busyro Karim Bupati Sumenep secara simbolis di desa Kaduara Timur, kecamatan Pragaan, kabupaten Sumenep, ujung timur Pulau Garam Madura, Jawa Timur. Kamis 16/07/2020.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh, Dr.KH. A. Busyro Karim M.SI Bupati Sumenep, AKBP Darman S.I.K Kapolres Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, OPD, Camat sekabupaten Sumenep, BUMD, Kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, A. Busyro Karim Bupati Sumenep dua periode tersebut menyampaikan bahwa kegiatan kampung tangguh tersebut merupakan bentuk aspirasi dari berbagai elemen masyarakat guna untuk memberantas, penanganan dan pencegahan serta memutus mata rantai penyebaran menularnya Covid-19 di kabupaten Sumenep.
“Kami sampaikan pada semua di kampung tangguh, guna untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan edukasi tentang pemberantasan Covid-19 di kabupaten Sumenep”. Tutur A. Busyro Karim.
Menurutnya kampung tangguh tersebut harus setangguh namanya dalam bentuk apapun seperti di dalam segi kesehatan, pangan, Sumber daya manusianya, keamanan, dalam melayani masyarakat. Selain kampung tangguh, pelabuhan tangguh juga dibentuk di kabupaten Sumenep karena Sumenep terdiri dari beberapa kepulauan.
“Perlunya pelabuhan tangguh guna mendeteksi orang orang yang akan menyebrangi kepulauan, karena kabupaten Sumenep ini terdiri daratan dan beberapa kepulauan. Pelabuhan tangguh merupakan cerminan perhatian kita semua kepada masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Sumenep”. Papar Bupati Sumenep.
Bupati Sumenep berharap kepada semua pihak agar supaya bisa memelihara dan berperan aktif dengan adanya kampung tangguh tersebut dalam meningkatkan segala hal dan terus selalu melakukan koordinasi, agar supaya penyebaran menularnya Covid-19 di kabupaten Sumenep bisa dicegah dan diatasi.
“Kepada semua pihak diharapkan untuk ikut serta aktif, bagaimana kampung kampung tangguh ini terus dipelihara keberadaannya dan ditingkatkan kualitasnya, ditingkatkan koordinasinya dengan semua stakeholder yang ada di desa desa. Dan kabupaten Sumenep ini bisa mencega penyebaran adanya Covid-19, dengan cara membuat kampung kampung tangguh seperti ini, karena kabupaten Sumenep sekarang ini sudah menjadi Zona merah, sebab warga Sumenep sudah banyak yang terkonfirmasi Covid-19 di 20 kecamatan”.
Pinta A. Busyro Karim.

