PRN PASURUAN| Proyek Jamban Umum tahun 2020 di desa Pager, Kec. Purwosari, Kab. Pasuruan seperti “Siluman”, ada namun tanpa wujud. Menelan anggaran sebesar Rp. 57.975.000,- warga mempertanyakan realisasi penggunaannya. Selasa (9/3/2021).
Desa yang dipimpin oleh Durajak, sontak menjadi perhatian media karena proyek jambanisasi umum yang diduga tidak jelas keberadaannya. Mendapat keluhan dari Warga, PRN mencoba menelusuri fakta di lapangan.
Dari keterangan Warga yang tidak bersedia disebut namanya, memang tidak ada pembangunan jamban umum di desa Pager sejak 2012, namun ada bantuan pengadaan jamban di rumah-rumah warga yang tidak mampu.
“Ya, Mas. Saya juga dapat,” terang Warga ketika ditanya Awak Media.
Terkait dengan informasi ini, Awak Media mencoba mendalami teknis realisasi proyek ini. Kepada Media dijelaskan bahwa warga menerima sejumlah material bangunan dan ongkos kerja. Adapun bahan material yang dimaksud sebagai berikut:
1) Batu bata 50 biji
2) Pipa Angin-angin Sapiteng 1 batang
3) Kran plastik 1 biji
4) Tutup sapiteng 1 biji
5) Pasir 1/5 pickup
6) Semen Tiga Roda 2 sak
7) Beton bis ukuran 60 dan 80 (2 biji)
8) Jedingan 1 biji
9) Paralon ¾ dim 1 biji
10) Kloset 1 biji
Berbekal informasi ini, Awak Media PRN mengkonfirmasi ke Pihak Desa Pager, Purwosari.
Ditemui di ruang kerjanya, Durajak, Kades Pager membenarkan adanya proyek jambanisasi, hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, bukan jamban umum.
“Tahun ini realisasi untuk 30 warga miskin,” terang orang nomor satu di Desa Pager ini.
Mendapat konfirmasi ini, PRN mencoba mengkalkulasi besaran realisasi proyek jambanisasi berdasarkan harga pasar.
Menurut taksiran pengusaha salah satu toko bangunan di Pasuruan, harga tahun 2020 dan 2021 tidak jauh berbeda.
“Untuk semua bahan ini, mestinya tidak lebih dari 1 juta, Mas.” Terang pemilik Toko.
Mengacu pada referensi harga dari pengusaha toko material ini, maka proyek jambanisasi untuk 30 rumah tangga miskin di desa Pager seharusnya menelan biaya yang tidak lebih dari 35 juta sudah termasuk upah pekerja.
Kemanakah selisih Rp. 22 juta dari proyek ini? Wallahualam bissawab. Gusti Boten Sare.
(Jae)

