PRN Banyuwangi | Progam SEKARDADU merupakan program lintas sektor mulai Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Pendidikan, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan dinas lainnya dengan melibatkan seluruh sekolah dan kampus yang kawasannya di aliri sungai.
SEKARDADU memberikan edukasi pada sekolah – sekolah mulai SD hingga SMA dan perguruan tinggi untuk menjaga kebersihan sungai. Para siswa dan mahasiswa diberi pengetahuan tentang menjaga ekosistem sungai, sehingga dapat memberikan pemahaman untuk bersama – sama menjaga sungai di Banyuwangi agar bersih dan indah.
Inovasi yang diinisiasi Bupati Ipuk dan dijalankan oleh Dinas PU Pengairan dan elemen lembaga pendidikan itu telah dilaunchingkan di Dusun Tengoro, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (30/03/2022).

Kepala Dinas PU Pengairan Ir. H. Guntur Priambodo, MM., melalui Sekretarisnya, Reza Alfarobi S.T., menjelaskan, Program “SEKARDADU” adalah sebuah program yang melibatkan berbagai pihak khususnya Lembaga Pendidikan untuk menanamkan kepedulian dalam merawat sungai dan daerah aliran sungai yang ada di Banyuwangi”, kata Sekdin yang akrab di panggil Reza. Kamis (31/03/2022).

Masih kata Reza, “Program ini merupakan program inovasi yang diinisiasi Bupati Banyuwangi Ipuk dan dijalankan oleh Dinas PU Pengairan dan Dinas Pendidikan ini, serta dengan melibatkan jenjang pendidikan dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Pondok Pesantren hingga Perguruan tinggi untuk menjadi “Agent Of Change” atau agen perubahan yang menumbuhkan rasa peduli masyarakat dalam merawat daerah aliran sungai. Hal ini disebabkan karena Lembaga Pendidikan adalah salah satu bagian terpenting yang dapat menanamkan kepada siswa siswinya. Siswa siswi sekolah hingga masyarakat di sekitar Lembaga Pendidikan untuk peduli terhadap daerah aliran sungai”, urai Reza.
Lanjut Reza, “program ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap daerah aliran sungai kepada siswa, warga sekolah dan masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap daerah aliran sungai maka akan menjadikan daerah aliran sungai semakin bersih, indah, dan terawat. Dengan demikian akan tercipta lingkungan yang bersih, indah dan sehat,” tambahnya.
Pelaksanaan launching program “SEKARDADU” pada hari ini dipusatkan di Dam Tengoro yang dulu hanya berfungsi sebagai irigasi pertanian. Dengan semangat “Banyuwangi Rebound” Merajut Harmoni, ditingkatkan fungsinya dan akan dikembangkan oleh Dinas PU Pengairan yang menjadi salah satu Destinasi baru di Banyuwangi.
“Di lokasi ini dapat terlihat tentang bagaimana pemanfaatan sempadan yang menjadi sebuah ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Selain itu di lokasi ini juga terdapat berbagai pemanfaatan lainnya, seperti kolam air tawar”, ucap Reza.
“Di sisi lain, tempat pembibitan tanaman, Champing Ground, maupun pendopo yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan HIPPA atau Petani. Lokasi sempadan saluran yang tertata rapi, bersih dan dapat termanfaatkan dengan maksimal diharapkan dapat mendorong masyarakat sekitar untuk semakin sadar pentingnya menjaga agar lokasi tersebut tetap bersih”, tambah Reza.
Dia menambahkan, “terdapat kegiatan pendukung lain ketika Program Sekardadu ini launching, yakni dilaksanakan sosialisasi oleh siswa tentang Siklus hidrologi, Mitigasi Bencana Banjir, dan Sejarah Geologis Sungai Bate. Selain itu dilaksanakan juga kegiatan perkemahan oleh siswa dengan memanfaatkan area sempadan untuk kegiatan kepramukaan”, pungkas Reza.

Dinas PU Pengairan Banyuwangi mengimbau masyarakat sekitar aliran sungai untuk tetap menjaga kebersihan aliran sungai, kualitas air sungai, ekosistem sungai dan lingkungan irigasi sehingga membuat lingkungan kita menjadi lebih sehat dan nyaman. (Solikin)

