PRN Mojokerto | Dwidjo kertarto SE . MM, Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI ) Mengundang anggota menjadi wadah para insan pers, mengadakan Sosialisasi dan Konsolidasi terhadap anggotanya. Jurnalis dari berbagai media ini berkumpul di Kafe Semut Kustik lingkungan Kuwung, Desa Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (24/10/2022).
Setelah dilakukannya konsolidasi dan sosialisasi ini segenab anggota AWDI harus berbenah serta memperkenalkan diri pada Forkopimda dan Forkopimca bahwa AWDI di Mojokerto Raya ada.
Dwidjo Kretarto, SE. MM, yang akrab dipanggil mbah Jo Ketua DPC AWDI Mojokerto Raya mengatakan, pengukuhan secepatnya akan kita laksanakan kerena surat keputusan sudah turun tinggal konsepnya yang akan kita bahas. Dalam pengukuhan seragamnya harus kita pakai. Untuk persiapan pengukuhan mari dibahas bersama, mesalah seragam memang kami belinya terbatas selanjutnya untuk yang lain menyusul.
“Seragam kita konsep dulu sampai semua anggota siap atministrasinya dan tenggang waktunya sampai tanggal 20-11-2022. Pengukuran seragam akan dilakukan disini oleh tukang jahitnya. Siapa yang siap dulu akan kita berikan seragamnya,” terangnya.
Lanjut mbah Jo, AWDI akan memberikan bantuan hukum atau pembelaan terhadap anggota kita dilapangan dalam melaksanakan tugas sebagai jurnalis mengalami tindakan intimidasi dan kekerasan fisik.
Samsul, SH Penasehat Hukum AWDI mengatakan, organisasi ini harus berjalan dengan baik, sebelumnya kami sangat sulit untuk bergabung dengan suatu organisasi, tapi kali ini saya mau bergabung dengan organisasi ini karena percaya dengan kepemimpinan yang di pegang oleh mbah Jo sehingga kami mau bergabung, kami berharap AWDI komitmen dalam menjalankan roda organisasi sehingga apa yang menjadi tujuan kita bersama bisa tercapai.
Husnan dari media teropong mengatakan, harapan saya AWDI bisa memberikan bantuan sekaligus perlindungan bagi anggotanya yang mengalami benturan atau kendala dalam melaksanakan tugas jurnalis di lapangan. AWDI juga harus melakukan audiensi setelah pengukuhan nantinya ke
Forkopimda agar mereka tau organisasi wartawan AWDI ini ada di Mojokerto.
Dalam waktu dekat akan dibentuk 5 orang perwakilan untuk menghadap pemangku kepentingan di Mojokerto Raya agar mereka tau dan menerima kehadiran AWDI seperti organisasi media yang lain. ( whab )

