By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Sumenep Akan Jadi Kota Paha ?
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Sumenep Akan Jadi Kota Paha ?
NUSANTARA

Sumenep Akan Jadi Kota Paha ?

putri pena
Last updated: 13 Desember 2017 6:27 am
putri pena
Published: 13 Desember 2017
Share
SHARE

Sumenep, Penarakyatnews – Merespon status/foto Zaini Lokana Atena Dhika, foto Ubeth Songenep dan foto kiriman Fadly Jauhari As-Suyuthi Al-Luthfi tampaknya tujuan Sumenep Visit 2018 telah melampaui batas etika kedaerahan. Keanggunan Sumenep yang mempunyai etika dan norma yang tinggi, telah diekploitasi kepentingan sekelompok orang semata-mata untuk “wah Sumenep” agar dilirik wisatawan mancanegara.

Fashion On The Street Sumenep Batik Festival atau apapun titelnya, merupakan suatu acara yang patut dibanggakan, karena batik Sumenep merupakan peninggalan karya sejarah masa lalu yang patut dipertahankan. Namun untuk memperkenalkan kembali perlu pertimbangan secara matang, ada nilai yang harus menjadi tolok ukur, yakni berbusana dengan etika keSumenepan.

Sumenep sebagai kota budaya memiliki kearifan lokal dan banyak mengandung nilai “baburughan becce’” agar warganya tidak terlena oleh manisnya jaman. Sumenep juga sebagai kota religi yang ditandai maraknya pondok pesantren sebagai pusat pendidikan agama (Islam), dan di jantung kota, jelas dimata publik berdiri tegak simbol keislaman yakni masjid Jamik dan masjid laju. Nilai-nilai ini diperkuat posisi orang nomer satu, yang tidak lepas dari status kiai, maka pertimbangan kelayakan dan kepantasan pasti telah dikuasai.

Namun ketika sebuah acara fashion dengan menunjukkan paha di tengah publik Sumenep, saya khawatir kedepan akan terjadi fashion dengan menujukkan buka dada kaum wanita, dan lebih khawatir lagi dengan mengatasnamakan pariwisata, kaum nudis berdatangan ke kota tercinta ini dan sembunyi dibawah temaramnya Sumenep.

18 tahun lalu, ketika suksesi kekuasaan Sumenep dikawal dari kaum kiai dan santri, wisata pantai tidak lagi dikembangkan, dengan alasan masyarakat Sumenep khawatir terganggu oleh tingkah pola wisatawan (asing). Bahkan dalam benak saya masih mengiang ungkapan-ungkapan pendukung mereka “kesenian haram, wisata haram”.

Nah, bola wisata kini menggelinding dengan berbagai macam penawarannya, sajian bentuk dan model apapun dibenarkan, karena wisata adalah area terbuka untuk siapa saja, kapan saja, dimana saja. Tentu (mungkin) bagi penguasa dapat uang, yang penting PAD meningkat, sedang sosial budaya itu urusan masyarakat, urusan sastrawan, urusan seniman, urusan budayawan, urusan pemangku adat, atau urusan tokoh masyarakat. Mungkin saja dalam benak mereka berkata “Siapapun kalian, silakan berimajinasi, karena Sumenep dalam genggamanku”. (oleh Syaf Anton (Budayawan Asal Sumenep)

 

You Might Also Like

Karena Malu Bayi Terlahir Tidak Memiliki Kaki, Ibu Kandung Rela Membuangnya
Kades Desa Putra Aji Dua Salurkan Dana Desa 2020 Untuk Pembangunan
Bantu Korban Selamat KMP Yunicee, Pemkab Banyuwangi Bebaskan Biaya Perawatan.
Anggota Satpol PP DKI Jakarta Gelisah Terkait Mencuatnya Issue Rotasi Besar-Besaran Antar Wilayah
Pantau Malam Natal, Bupati: Pemerintah Berikan Kepastian Rasa Aman
TAGGED:Kota PahaSumenep
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Redaksi
By Redaksi
5 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?