PRN Surabaya | Surabaya – Setiap tempat wisata selalu memiliki kuliner yang menjadi ciri khas wisata tersebut. Begitu juga dengan objek wisata Telaga Ngebel para PKL disekeliling danau ini menyiapkan beberapa kuliner khas bisa dinikmati di sini. Diantaranya ikan nila dan gurami bakar khas kota Reok.
Cak Naryo dari Surabaya salah satu penikmat kuliner ikan khas Telaga Ngebel Ponorogo mengatakan, ikan nila dan gurami adalah jenis ikan air tawar yang dibudidayakan oleh masyarakat danpara PKL disekiyar telaga. Hasilnya budidaya ikan tersebut bisa dinikmati para pengunjung di sini.
“Banyak rumah makan di sekeliling telaga yang menyediakan kuliner khas. Kebanyakan ikan air tawar diolah dengan cara dibakar atau dimasak sesuai dengan selera wisatawan atau pengunjung telaga,” ujar Cak Naryo.
Agar tetap segar Kata Cak Naryo ikan tersebut baru dibakar setelah ada yang memesan. Sambil menunggu ikan bakarnya yang dipesan, pengunjung bisa bercengkrama sambil menikmati pemandangan telaga yang udaranya sejuk segar. “Sekitar 10-20 menit menunggu, ikan bakar pun tersaji dengan nasi, sambal dan lalapan segar,” paparnya.
Selain nila bakar, ada lagi menu ikan yang menjadi kuliner khas objek wisata ini. Masyarakat sekitar menyebut ikan ini dengan sebutan ikan ngogok. Ikan ngogok akan terasa nikmat saat disantap dengan nasi tiwul, sambal lalapan kemangi dan mentimun.
Bukan hanya ikan saja yang menjadi kuliner khas Telaga Ngebel. Ada kuliner lain yang perlu dicoba dan dijadikan oleh-oleh dari tempat wisata ini. Kuliner ini berupa buah durian, buah ini hanya bisa dinikmati mulai Desember sampai Maret.
Durian adalah kuliner buah yang wajib dicoba oleh pengunjung. Karena daerah ini penghasil durian, rasanya enak harganya pun sangat murah. Jika durian sudah dibawa ke luar telaga, harganya bisa naik dua hingga tiga kali lipat.
Selain dimakan di tempat, durian dari sini juga cocok dijadikan oleh-oleh. Durian dari kawasan Ngebel memiliki kekhasan rasa tersendiri. Selain harganya murah, daging buahnya juga cukup tebal.
Banyaknya wahana yang disediakan, fasilitas di telaga ini juga cukup memadai. Dimulai dengan parkirannya yang luas, baik untuk sepeda motor maupun mobil. Kemudian ada juga masjid, hingga toilet umum serta di berbagai titik keramaian disekitar telaga.
Lokasi wisata Telaga Ngebel ini terletak sekitar 30 km jika ditempuh dengan mobil dari Kota 45 nenit arah timur dari pusat Kota Ponorogo. Wisata Telaga Ngebel dibuka setiap hari mulai PKL 08.00 hingga sampai PKL 18.00 Wib petang.(roy/sae)

