PRN Ngawi | Sebanyak 170 peserta mengikuti ujian seleksi Perangkat Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, untuk posisi Kasi Pelayanan, Kasi Kesejahteraan, Kasun Cupo, dan Kasun Mojorejo. Ujian ini berlangsung dengan mengedepankan prinsip “Kompetisi Bersih” yang menjadi jargon. Bertempat di Gedung Sekolah SMK PGRI 1 Ngawi. Ujian ini menjadi momen penting dalam proses pemilihan Perangkat Desa yang transparan dan akuntabel.
Acara ini dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang terdiri dari Camat Didik, Kapolsek, dan Danramil, serta Kepala Desa Grudo Triono. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah untuk memastikan pelaksanaan ujian berlangsung secara jujur dan adil. Selain itu, mereka memberikan motivasi bagi para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.
Dalam statement Didik Camat Ngawi menyatakan “Bahwa ujian ini tidak hanya mencari individu yang kompeten, tetapi juga mereka yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi terhadap pelayanan masyarakat. Kompetisi ini harus dijalankan dengan prinsip bersih, tanpa ada kecurangan atau nepotisme. Gunakan waktu sebaik – baiknya ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu mendengarkan, mencatat dan menanyakan hal yang belum jelas. Hanya yang terbaik dan berintegritas yang akan terpilih tegasnya,” Imbuhnya.
Proses seleksi dilakukan dengan berbagai tahapan yang ketat, mulai dari ujian tertulis hingga wawancara. Setiap peserta diuji pengetahuannya mengenai tugas dan fungsi Perangkat Desa, serta kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Ketua Panitia penyelenggara (Siswanto) juga memastikan bahwa setiap tahapan ujian dilaksanakan secara transparan dan diawasi oleh pihak Panitia / berwenang.
Dengan semangat “Kompetisi Bersih” ujian ini diharapkan dapat menghasilkan perangkat desa yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kepala Desa Grudo Triono mengungkapkan harapannya bahwa mereka yang terpilih nanti dapat bekerja sama dalam memajukan Desa dan meningkatkan kesejahteraan warga. Semoga ujian ini menjadi langkah awal menuju Pemerintahan Desa Grudo yang lebih baik dan profesional, Sebelum ujian, peserta diajak doa bersama kepada Tuhan YME agar dipermudah, dan nilai yang tertinggi itulah yang gol / jadi. Yang belum lolos berarti belum rejeki,”
Peserta tidak dari putra – putri Desa Grudo saja, tapi dari Desa maupun Kecamatan lain juga banyak. Selamat Kepada Pemenang. Kasi Pelayanan- Hamdan Desa Beran Kecamatan Ngawi, Kasi Kesejahteraan Nopen dari Karangjati. Kadus Cupo Arif Budi dari Dusun Cupo dan Kadus Mojorejo dimenangkan Windy dari Desa Beran. Jatmiko


