PRN Ngawi | Polda Jatim menggelar Mahameru Electric Vehicle Innovation /EVI mulai tanggal 24-26 juni 2024 di Lapangan tenis Mapolda Jatim yang diikuti 50 peserta dari Pelajar SMK Seluruh Indonesia. Memamerkan inovasi dalam lomba yang pertama di Indonesia oleh Polda Jatim, dan siap bertanding menunjukkan kemampuan serta ketangkasan merubah motor BBM menjadi motor listrik.
Undangan yang hadir, ESDM RI EBTKE Ibu Sripeni Inten Cahyani, Kementrian PERINDAG RI, Dirjen Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek RI, Direktur SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek RI, Direktur Mitras DUDI Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek RI, Managing Directur PT. SIM: Sodiq Wicaksono, PJ Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Wakapolda Jatim, PJU Polda Jatim, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim serta Kepala SMK Peserta Mahameru/EVI 2024.
Wadirlantas Polda Jatim Lukman cahyono mengklaim, kompetisi kali pertama dilakukan di seluruh jajaran Polda se Indonesia, para peserta akan berlomba untuk mengubah kendaraan bermotor berbahan bakar fosil menjadi ranmor, tenaga listrik sejak hari ini hingga final 26-06-2024. Dalam rangka Perebutan Piala Kapolda Jatim.
Tetap bekerjasama dengan BLK juga beradu kemampuan dan keahlian mengubah penggerak hingga mesin motor berbahan bakar fosil untuk dikonversikan ketenaga listrik. Peserta masing- masing membawa kendaraan yang berbahan bakar BBM.
Farid Syamsul Hadi Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Ngawi mengatakan pada awak media “Peserta juga mendapat pembekalan dari PT. Metal Mitra Perkasa( MMP) sebagai mitra bengkel terferifikasi Penjurian Pun dilakukan secara profesional. Acara bertajuk Mahameru Electric Vehicle Innovation /EVI,”
Maka dari itu, Kalayak tak perlu cemas apabila ingin melakukan konversi motor, terlebih, regulasi perihal konversi motor telah tertuang dalam peraturan (Perpres) Nomer 79 tahun 2023 berupa perubahan atas Perpres Nomer 55 tahun 2019 tentang percepatan progam kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi listrik.
“Kegiatan ini mendukung Pemerintah untuk mempercepat peralihan kendaraan BBM menjadi listrik. Perusahaan yang sudah teregistrasi di kementrian ESDM akan terjamin keamanan dan keselamatan,” imbuh Farid Kepala SMK PGRI Ngawi. (Jatmiko)



