PRN Ngawi | Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 79 dengan penuh semangat dengan acara tradisi Sedekah Bumi. Acara dipimpin oleh Kepala Desa Karminto, ini digelar untuk mengucapkan syukur atas berkah yang diberikan Tuhan kepada warga desa. Sedekah Bumi merupakan tradisi tahunan yang selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat Sidolaju.
“Sedekah Bumi dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, beserta Forpimcam juga Kades se Kecamatan Widodaren, semoga dengan sedekah Bumi ini, warga tidak meninggalkan adad Jawa, tetap nguri-nguri budaya Luhur, semoga dilaksanakan sedekah Bumi hasil panen bisa meningkat,” Ucap Ony.
Pada tahun ini, Sedekah Bumi di Desa Sidolaju diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang meriah. Lomba-lomba tersebut seperti tangkap lele.Pemdes Sidolaju menyediakan 5 kwintal lele dan balapan traktor ( alat bawa sendiri).
Yang diikuti oleh berbagai kalangan usia. Kemeriahan semakin terasa dengan adanya Arakan gunung sayur dan puluhan tumpeng serta doa bersama. Warga juga dihibur dengan Musik electone SLA Musik. Kades Karminto mengatakan “Bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dan meningkatkan rasa cinta tanah air.”
Selain lomba-lomba yang menghibur, acara ini juga dimeriahkan dengan prosesi ritual adat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah. Ritual adat ini melibatkan sesepuh desa yang memimpin doa bersama dan penyampaian sesajen ke alam. Masyarakat Desa Sidolaju percaya bahwa Sedekah Bumi dapat membawa berkah dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa.
Kepala Desa Karminto menambahkan “bahwa Sedekah Bumi tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan perayaan HUT RI ke 79. Ini adalah momen yang tepat untuk mengenang perjuangan para Pahlawan dan menghargai Kemerdekaan yang telah kita raih. Melalui Sedekah Bumi, kita juga berusaha menjaga tradisi leluhur yang menjadi identitas kita sebagai bangsa.”
Acara Sedekah Bumi di Desa Sidolaju diakhiri dengan pesta rakyat, yang melibatkan seluruh warga desa. Hiburan musik, merupakan obat lelah. penutup yang sempurna untuk rangkaian acara yang penuh makna ini. Kepala Desa Karminto berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilestarikan dan menjadi contoh bagi generasi muda dalam menjaga tradisi dan semangat kebersamaan. (Jatmiko)


