PRN Malang | Pemerintah menghimbau agar masyarakat ikut memeriahkan HUT yang ke-79 republik Indonesia baik daring (online) maupun luring (offline) himbauan tersebut tertuang melalui surat edaran mentri sekretaris negara republik Indonesia nomor 13/04/M/S/TU. 003/07/2024 bunyi imbauan dalam edaran yang ditujukan kepada pimpinan lembaga negara hingga bupati/walikota seluruh Indonesia.
Pemerintah juga turut menghimbau agar masyarakat mengimplementasikan logo dan turunan desain HUT ke-79 RI secara maksimal. Seperti halnya didesa Talangsuko kecamatan Turen antusiasme pawai karnaval dalam pringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 republik Indonesia dengan tema melestarikan alam dan budaya nusantara baru Indonesia maju.
Karnaval memang menjadi acara tahunan yang dirayakan saat bulan Agustus ketika merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI hal ini sudah menjadi tradisi di Indonesia baik di kota maupun yang ada didesa. Ini sebagai wujud rasa syukur serta rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Tepat pada hari minggu 25/08/2024 desa Talangsuko kecamatan Turen melaksanakan pawai karnaval HUT RI yang ke-79 tahun.
Ditempat terpisah Andri Yulianto ketua panitia pelaksana karnaval desa Talangsuko mengatakan untuk peserta pawai karnaval yaitu sebanyak 33 peserta. Acara yang digelar dibawah terik matahari panas ini berlangsung sangat meriah walaupun dimulai pukul 14.00 siang tidak mengurangi semangat para warga desa Talangsuko yang mengikuti acara pawai karnaval tersebut dan pemberangkatan pawai ditempat rt masing-masing dan pawai karnaval sendiri dihadiri muspika kecamatan Turen kapolsek Danramil, dan camat serta seluruh kepala desa sekecamatan Turen. Terang ketua panitia Andri Yulianto saat ditemui awak media.
Ditempat yang sama kepala desa Talangsuko kecamatan Turen Burhanudin mengungkapkan Syukur Alhamdulillah kegiatan karnaval yang berlangsung didesa kami mulai jam 14.00 siang sampai jam 02.00 pagi berialan dengan lancar dan tanpa halangan apapun. Bentuk rasa syukur atas perjuangan para pahlawan terdahulu adalah dengan mengisi kemerdekaan salah satunya melalui kegiatan kirim doa serta karnaval dan kirap budaya.
Burhanudin menambah tanpa ada dukungan dari tokoh masyarakat kegiatan pawai karnaval budaya dengan tema melestarikan alam dan budaya nusantara, Nusantara baru Indonesia baru, tidak akan pernah tercapai atau terealisasi dan syukur Alhamdulillah kegiatan karnaval yang ada didesa kami sekarang berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun. Terang kepala desa Talangsuko Burhanudin saat ditemui awak media. (W2)



