Mojokerto, penarakyatnews.id – Sabtu 20/1/18 sekira pukul 16.00 wib Polsek Kutorejo Kabupaten Mojokerto di padati puluhan warga Kaligoro, hal ini buntut dari pertikaian antar pemuda dalam satu desa yang terjadi pada 17 Desember 2017 yang lalu.
Pertikaian remaja antarara Dusun Plosorejo dan Dusun Randegan Desa Kaligoro Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, dipicu dari kenakalan remaja Plosorejo yang mengendarai sepeda motor bleyer-bleyer di dusun Randegan dan sontak saja pemuda Randegan emosi dan terjadi cekcok yang berujung pertengkaran dan perusakan motor.
Dari keterangan yang dihimpun, persoalan berawal dari salah satu pemuda dari Dusun plosorejo diduga blayer motornya ketika lewat Dusun randegan, saat itu juga motor yang ditumpangi langsung dilempar batu oleh orang tak dikenal hingga pecah bagian lampu depan, tak terima kejadian ini sejumlah warga Desa Plosorejo melaporkan kejadian ini ke polsek Kutorejo pada minggu ( 17/12/2017) silam,” ungkap Kanit reskrim Aiptu Sudiono.
Ditambahkan Aiptu Sudiono, kali ini puluhan pemuda dari Dusun Plosorejo dan Randegan dihadirkan di mapolsek Kutorejo guna penandatangan pernyataan damai dan berjanji tak ada pertikaian lagi antar dusun, ditegaskan apabila diulangi kejadian yang sama maka siapa yang menciptakan kericuhan akan mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum, ” tandasnya.
Sementara yang paling disesalkan oleh beberapa pihak dalam upaya kesepakatan damai ini adalah tidak hadirnya Kepala Desa Kanigoro di Polsek Kutorejo seakan tidak peduli dengan pertikaian warganya, sedangkan yang tampak hadir para orang tua dan keluarga yang bertikai dan Sekdes Kanigoro serta Kepala Dusun Plosorejo dan Randegan. (sh07).

