By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: BPS Catat; Juli 2026 Jawa Timur Alami Deflasi 0,26 Persen
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » BPS Catat; Juli 2026 Jawa Timur Alami Deflasi 0,26 Persen
KABAR JATIM

BPS Catat; Juli 2026 Jawa Timur Alami Deflasi 0,26 Persen

Redaksi
Last updated: 5 Agustus 2026 3:53 pm
Redaksi
Published: 5 Agustus 2026
Share
Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Ir. Herum Fajarwati, M.M.
SHARE

PRN Surabaya | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Juli 2026 Jawa Timur mengalami 0,26 persen. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh produksi komoditas hortikultura yang melimpah berdampak harga sejumlah bahan pokok seperti cabai dan tomat mengalami penurunan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Ir. Herum Fajarwati, M.M, dalam Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor BPS Jawa Timur, Surabaya, Senin (3/8/2026) mengatakan Kondisi tersebut diatas justru berdampak positif terhadap daya beli masyarakat yang semakin meningkat.

Herum uraiannya menyampaikan selain Inflasi; BPS juga merilis lima indikator utama, yakni perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK), Nilai Tukar Petani (NTP), ekspor-impor, pariwisata, dan transportasi.

Menurutnya, deflasi yang terjadi pada Juli bukan disebabkan melemahnya konsumsi masyarakat, melainkan karena meningkatnya pasokan hasil pertanian karena sedang panen raya.

Deflasi ini menggambarkan bahwa produksi pertanian di Jawa Timur sedang melimpah, terutama komoditas hortikultura. Karena musim kemarau curah hujan rendah, hasil panen komoditas seperti cabai menjadi sangat banyak. “Ketika pasokan melimpah sementara kebutuhan relatif tetap sama, otomatis harga akan turun,” kata Herum.

Dijelaskannya, bahwa kondisi tersebut memiliki dua dampak berbeda. Dari sisi petani, harga jual mengalami penurunan, namun volume panen yang meningkat tetap memberikan hasil produksi yang lebih besar.

Bagi masyarakat sebagai konsumen, harga pangan yang murah justru membuat kemampuan daya beli semakin meningkat.

“Dari sisi konsumen yang bukan petani tentu diuntungkan karena harga turun jadi murah sehingga daya belinya meningkat,” ujarnya.

Ditegaskan Herum, deflasi kali ini tidak bisa langsung dimaknai sebagai pelemahan ekonomi ataupun turunnya daya beli masyarakat. Menurutnya, perlu melihat penyebab utama pergerakan harga sebelum menarik kesimpulan mengenai kondisi ekonomi.

Dalam BRS kali ini selain membahas perkembangan inflasi dan deflasi, BPS juga merilis perkembangan sektor perdagangan luar negeri. Nilai ekspor dan impor. Untuk ekspor Jawa Timur pada Juni 2026 mengalami penurunan yang terutama dipengaruhi melemahnya ekspor komoditas emas dan perhiasan.

Kemudian juga merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) dan perkembangan kepariwisataan dan transportasi.bulan Juni. (cyo/sae)

You Might Also Like

Kumpul Guyup Rukun KJJT Dan Tokoh Masyarakat Bersama Kapolsek Tulangan
Warga Watesnegoro Bergejolak, Tolak Rekayasa Perpanjangan PJ Kades yang Dituding Kongkalikong dengan BPD
Gerak Cepat Pemkab Jombang Salurkan Bantuan Pada Warga Terdampak Banjir
Ditpolairud Polda Jawa Timur Ringkus Dua Pelaku Penyelundupan Satwa Dilindungi
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2024 di SMK PGRI 1 SURABAYA, Memperkenalkan dan Memantapkan Peserta Didik Baru
TAGGED:26 persenBPS Catat; Juli 2026 Jawa Timur Alami Deflasi 0Surabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Dari Kabuh hingga Kudu, Tembakau Jombang Jadi Penopang 15 Ribu Petani

Redaksi
By Redaksi
7 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
Dari Kabuh hingga Kudu, Tembakau Jombang Jadi Penopang 15 Ribu Petani
7 Oktober 2026
OJK; Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Meningkatnya Tekanan Perekonomian Global
7 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?