PRN PONOROGO | Keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Madiun Pusat Indonesia, Cabang Ponorogo, akan menggelar Haul Akbar H.R. Djimat Hendro Soewarno Tahun 2026.
Agenda akbar yang diadakan untuk pertama kalinya ini menjadi momen penting bagi keluarga besar PSHW Tunas Muda Cabang Ponorogo sebagai bentuk penghormatan, doa, serta mengenang jasa dan keteladanan almarhum.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Kegiatan, Timur Aji Hantoro, didampingi oleh Ketua Cabang PSHW Ponorogo Gesit Baskoro serta Sekretaris Panitia/PSHW Ponorogo Anggun Setianingrum dalam sesi jumpa pers bersama awak media, Senin (2/11/2026).
”Kegiatan ini merupakan agenda penting bagi kami, keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda, sebagai bentuk penghormatan, doa, dan mengenang jasa serta keteladanan almarhum H.R. Djimat Hendro Soewarno,” ujar Timur Ajiantoro di hadapan para Wartawan.
Rangkaian Tiga Agenda Utama
Dalam paparannya, Timur menjelaskan bahwa rangkaian Haul Akbar ke-18 ini akan diisi dengan tiga agenda utama yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Ponorogo:
Ziarah Makam yang akan dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2026 dengan rangkaian acara diawali ke Makam Batoro Katong, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan dan Makam Tamanarum di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Kegiatan ini meliputi Kirab Obor, Tahlil, do’a bersama, tabur bunga, hingga kenduri atau manggulan.
Pengajian umum dilaksanakan di Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo (Ngepos) untuk masyarakat umum dengan melibatkan perwakilan dari 21 Ranting PSHW-TM se Cabang Ponorogo. Pengajian ini rencananya akan menghadirkan penceramah Gus Kholis Ilyas dari Nganjuk dan Gus Farhan Li Ulil Albab dari Ponorogo, serta diiringi Sholawatan oleh Gus Ulil.
Puncak Haul Akbar (Minggu, 15 November 2026) Acara puncak dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Ponorogo mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSHW Tunas Muda Madiun Pusat Indonesia beserta keluarga besar.
Berbagai atraksi seni turut disiapkan, mulai dari penyambutan tamu VIP di Pringgitan, pertunjukan seni Reog di depan Patung Macan, prosesi pengalungan bunga kepada Ketua Umum, santunan anak yatim, penampilan pencak silat, pengukuhan pengurus cabang periode 2026–2029 oleh Mas Khasit Baskoro, hingga penayangan biografi almarhum H.R. Djimat Hendro Soewarno yang ditutup dengan doa haul oleh tiga kiai khos Ponorogo.
Libatkan Ribuan Jemaah dan Rekayasa Lalu Lintas
Berdasarkan pendataan panitia melalui masing-masing ranting, pengajian umum diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.520 orang, sementara puncak haul di alun-alun dipadati oleh sekitar 8.640 peserta dari Ponorogo dan sekitarnya.
Mengingat skala kegiatan yang melibatkan ribuan peserta di pusat kota, panitia telah berkoordinasi erat dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk pengaturan jalur kendaraan, kantong parkir, serta area steril demi kelancaran acara.
Menutup keterangannya, Timur Ajiantoro mengajak seluruh saudara se-Asuhan, keluarga besar PSHW Tunas Muda, dan masyarakat Ponorogo untuk turut hadir menyukseskan rangkaian acara dengan tetap menjaga ketertiban, tanggung jawab, dan koordinasi yang baik. (Toni).

