By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: FPII “Bongkar” Bobroknya PT. Galenium Pharmasia Laboraties
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » FPII “Bongkar” Bobroknya PT. Galenium Pharmasia Laboraties
NUSANTARA

FPII “Bongkar” Bobroknya PT. Galenium Pharmasia Laboraties

putri pena
Last updated: 2 Juni 2017 9:22 pm
putri pena
Published: 1 Juni 2017
Share
SHARE

JAKARTA, PRN.id – Forum Pers Independen Indonesia (FPII) membongkar bobroknya perusahaan Farmasi PT. Galenium Pharmasia Laboraties (Galenium PL) yang berdiri sejak tahun 1992, telah semena-mena memecat puluhan Karyawannya secara sepihak. Perusahaan yang dikelola oleh generasi kedua, Juzardi Joesoef ini telah memiliki cabang di seluruh Indonesia dengan ribuan pekerja.

Hasil investigasi FPII menemukan banyak persoalan serius seputar Pemecatan sepihak yang dilakukan perusahaan. Salah satunya adalah yang diungkap oleh eks karyawan PT. Galenium Pharmasi Lab yang menjabat sebagai General Manager bernama Uzuan Fazarudin M.

Dia mengaku dipecat tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu sejak bulan November tahun 2016. Tak cuma Uzuan, beberapa teman senasib Uzuan ketika dikonfirmasi oleh tim investigasi FPII mengatakan hal yang sama.

Somasipun dilayangkan Uzuan ke PT. Galenium PL dan melakukan tuntutan kepada perusahaan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jakarta Selatan. Gayung bersambut, pihak Disnaker Jakarta Selatan juga telah melakukan mediasi dan mengeluarkan anjuran tertulis bahwa gaji yang tertunda selama 6 bulan harus dibayarkan dan Uzuan harus dipekerjakan kembali sesuai dengan hasil kesepakatan bersama, namun hingga kini PT. Galenium Pharmasia Laboraties tak mengindahkan.

Melihat kejanggalan yang dialami dirinya, Uzuan melaporkan hal tersebut ke polda metro jaya. Awalnya, proses di direskrimsus polda metro jaya berjalan baik, para pihak terkait dipanggil untuk dimintai keterangannya, namun pada saat gelar perkara, Uzuan tidak dihadirkan.

Melalui kuasa hukum Marsingar and Partner mempertanyakan ke pihak perusahaan bahwa kliennya merasa diabaikan dalam meminta HAK-nya. Menurut Kuasa Hukum, proses penyelidikan terkesan ada skenario settingan oknum polisi hal itu merujuk pada Kasus yang di SP3 atau diberhentikan.

Terlebih ada keanehan ketika gelar perkara sama sekali kliennya tidak diundang sebagai pelapor.

“Yaaa… kami menyayangkan proses hukum klien kami diabaikan, bahkan saksi ahli yang disampaikan oleh para penyidikpun tidak tahu seperti apa hasil yang sebenarnya. Tiba tiba saja kasus tuntutan kami berujung pada SP3, loohh kok bisa diberhentikan begitu saja kasus tuntutan Hak Klien kami,” jelas Nanang SH di depan awak media yang tergabung dalam FPII.

Menurut Nanang, pengusaha atau pihak perusahaan dapat melakukan pengecualian berupa tindakan skorsing kepada pekerja/buruh yang sedang dalam proses pemutusan hubungan kerja dan dengan tetap membayarkan upah beserta hak-hak lainnya yang seharusnya diterima pekerja (sesuai pasal 155 ayat [3] UU ketenagakerjaan), belum lagi THR dan bonus yang seharusnya diterima, namun tidak dibayarkan.

Mencuatnya konflik Uzuan melawan PT. Galenium PL, ia katakan tidak adanya pemanggilan kepada Bos Galenium Juzardi Joesoef sebagai terlapor, sedangkan dalam surat SP2HP yang diberikan penyidik pemanggilan atas nama terlapor.

Ketika Direskrimsus polda metro jaya dikonfirmasi terkait perkembangan atas kasus tersebut diatas, “kasus ketenagakerjaan menganut ultimum remidium dan akan dikordinasikan dulu dengan pihak perusahaan, terkait wartawan menurut salah satu penyidik agar ditampung dulu, dan dilaporkan berjenjang,” ucap Uzuan saat konferensi pers dikantor FPII Jakarta, Rabu (31/5).

Menyikapi hal itu, Ketua setnas FPII, Mustofa Hadi Karya menyayangkan sikap ketidakjelasan hukum terhadap pelapor. “Itu namanya perampasan HAK pekerja dan FPII akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas pria yang akrab disapa opan.

Menurutnya, pihak kepolisian harus menegakkan hukum yang benar, dan mampu berdiri pada sumpahnya sebagai penegak hukum,” tambah opan.

Terkait berdirinya PT. Galenium PL sejak tahun 1992 harus dipertanyakan. “Kami akan kirim tim investigasi FPII untuk membongkar izin-izin Perusahaan itu, bea pajak perusahaan Galenium, yang memiliki omset 10 milyar – 15 milyar perbulan, semua terkait PT. Galenium Pharmasia Laboratories ini akan kita tuntaskan,” Pungkas Opan. (aLdo/PRN/FPII). 

You Might Also Like

Komnas HAM Apresiasi Keterbukaan Polri Tangani Kasus di Tanah Air
Tim Kemenkes RI Lakukan Akreditasi RSU Dokter Wahidin Sudiro Husodo Menuju Rumah Sakit Pendidikan
Saksi Kunci Kasus e-KTP Johannes Marliem Meninggal, Apa Penyebabnya…
Bekraf Kembali Rayakan Hari Kekayaan intelektual Sedunia
Dari Hasil Vonis Terdakwa Karen Agustiawan, JPU Ajukan Banding
TAGGED:DisnakerFPIIJakartaTenaga Kerja
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?