
Malang, PRN.id – Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Bina Marga Kabupaten Malang menjelang lebaran tahun 2017 bukannya menebar uang buat fakir miskin, anak yatim atau orang tidak mampu, namun menebar anggaran untuk tambal sulam jalan yang rusak asal-asalan.
Pada jumat dini hari (02.15 16/06/17) saat tim investigasi media ini melintas di ruas jalan Karang Pandan Pakisaji menuju Kepanjen melihat pemandangan yang cukup tidak lumrah, 2 mobil plat merah milik PU Bina Marga Malang dengan 5 pekerja berseragam melakukan aktivitas tambal sulam atau lebih kerennya disebut Salop (sapu lobang)
Terlihat apa yang dikerjakan oleh pegawai PU Bina Marga seperti anak-anak kecil bermain pasir, karena dengan posisi mobil truk pengangkut aspal dan pasir tetap berjalan sang pekerja menserak-serakkan aspal bercampur pasir batu ke lobang sepanjang jalan Karang Pandan Pakisaji, karena keadaan penerangan cukup gelap jadinya waktu menebarkan pasir aspal dengan bermodal skop dan cangkul akibatnya banyak yang tidak tepat dan berceceran yang sangat membahayakan pengguna jalan.
Sementara saat tim inveatigasi media ini mencoba untuk mendekati mobil pengangkut aspal dan pasir batu guna mengambil gambar, para pekerja dari dinas PU Bina Marga terkesan tidak suka dan tidak menghiraukan sapaan tim media ini.
Dari temuan ini banyak anģgapan bahwa kinerja Dinas PU BINA MARGA Kabupaten Malang terkesan asal-asalan dan dapat dibilang menghambur-hamburkan anggaran APBD dan atau uang rakyat.
Menjelang siang sekitar jam 10.00 wib, tim merangsak ke kantor PU BINA MARGA dengan maksud menemui kepala dinas PU BINA MARGA Ir. Ramdhoni untuk klarifikasi, namun sayangnya tim tidak dapat menemui karena Ir. Ramdhani sedang tidak berada di kantor dan dj hubungi melalui telepon genggamnya juga tidak merespon, sampai berita ini diturunkan tim investigasi belum mendapatkan keterangan apapun dari pihak PU BINA MARGA…..bersambung. (tim)

