close

Uncategorized

Uncategorized

Kelompok Senam Wulan Trenggalek Dan Abimanyu Kelutan Siap Menangkan ALI TOFAN

PRN TRENGGALEK | Dukungan terus mengalir kepada Ali Tofan dari kelompok senam wulan Trenggalek (Warga Usia Lanjut) dan Abimanyu Kelutan saat kedatangan paslon cabup – cawabup 01 Alfan Riyanto dan Zaenal Fanani di rt 02 rw 01 Kelurahan Kelutan.Kamis(19/11/20).

Harapan semoga bisa membawa Trenggalek kedepan menjadi lebih baik dan sejahtera menjadi keinginan semua yang hadir dalam mendukung paslon 01.

“Kami warga kelutan yang hadir satu suara mendukung pak Totok dan mas Zaenal untuk membawa perubahan,” harap bu Gondho.

Lanjut bu Gondho,”semoga Ali Tofan bisa menang di pilkada 9 Desember dan bisa memberikan support, bimbingan kepada kami agar kita semakin sehat dan bermanfaat untuk kami kelompok senam Abimanyu,” jelasnya.

Senada dengan itu Anik 60 tahun ketua Wulan Trenggalek mengeluhkan,”selama 6 tahun berdiri wulan di Trenggalek belum pernah dapat perhatian pemerintah,semoga dengan adanya perubahan kepemimpinan yang baru, komunitas dan kelompok seperti kami lebih diperhatikan lagi,”ungkapnya

Anik menambahkan,”kami kelompok senam wulan Trenggalek siap mendukung dan memenangkan Alfan-Zaenal di pilkada 9 Desember,”pungkasnya.

Meraih kepercayaan dan dukungan dari ibu – ibu kelompok senam,Alfan Riyanto cabup Trenggalek 01 menyampaikan terimakasih dan semoga bisa jadi pemimpin yang amanah dan dapat memberi manfaat kepada Kabupaten Trenggalek.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin membawa Trenggalek kedepan lebih baik,seperti harapan semua masyarakat dengan progam dan visi misi kami untuk Trenggalek kedepan bisa bangkit dan rakyat sejahtera,”jelasnya. (bamb/atin)

baca selengkapnya
Uncategorized

Jajaran Rutan Sambas Mengikuti Upacara Hari Pahlawan Secara Virtual

PRN SAMBAS | Jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sambas dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020 dengan melakukan upacara secara virtual. Selasa/10-11.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dengan Tema “Pahlawanku Sepanjang Masa” ini dilaksanakan terpusat dari Aula Oemar Seno Adji Lt.18 Ditjen KI Gedung Ex Sentra Mulia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jakarta dan direlay melalui aplikasi zoom di seluruh Unit Utama, Kantor Wilayah dan Unit pelaksana Teknis.

Untuk Unit Pelaksana Teknis Rutan Sambas dalam pelaksanaan upacara tersebut dilakukan di ruangan aula Rutan diikuti oleh Karutan dan pejabat struktural Rutan dengan berpakaian bathik Korpri, sedangkan jajaran staf dan rupam mengikuti upacara dengan menonton di ruang kerja masing-masing melalui live streaming dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker.

Karutan Sambas Priyo Tri Laksono dalam kesempatan itu mengatakan bahwasanya dalam pelaksanaan upacara hari pahlawan tahun 2020 ini dilaksanakan secara virtual karena masih dalam pandemik covid 19, hal ini juga sejalan dengan pedoman pelaksaan dari tingkat Pusat sehingga peserta upacara hanya diikuti oleh Kepala dan pejabat struktural sedangkan staf dan jajaran rupam tetap mengikuti secara live streaming di ruangan kerja masing-masing.

“masih dalam situasi pandemik covid19 ini dalam pelaksanaan upacara peringatan hari pahlawan tahun ini melaksanakan secara virtual dengan tetap menjaga protokol kesehatan, walaupun demikian pelaksanaan upacara tersebut tidak mengurangi makna dari peringatan hari pahlawan tersebut,”terang Karutan Sambas, Priyo Tri Laksono.

Dengan peringatan hari Pahlawan Tahun ini semoga dapat menumbuh kembangkan kembali semangat para pahlawan yang telah berjasa menjadikan kehidupan berbangsa dan bernegara sampai saat ini, sesuai dengan Tema “Pahlawanku Sepanjang Masa”. ( RED)

baca selengkapnya
Uncategorized

PAN Optimis Paslon 3 Mampu Rampungkan Frontage Road Sidoarjo-Waru

PRN SIDOARJO | Achmad Rubai memotivasi kader PAN memenangkan Paslon No. 3, saat konsolidasi DPC dan DPRt. Waru-Gedangan, Jum’at 6/11/2020 malam

Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim berkeyakinan paslon no.3 Sidoarjo 2020 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik mampu merampungkan proyek Frontage Road (FR) Buduran-Waru kala diamanahi memimpin Kabupaten Sidoarjo.

Selain komitmen terhadap kemakmuran masyarakat Sidoarjo, paslon ini dinilai mempunyai kemampuan lobi-lobi dan jaringan ke pemerintah pusat dan pemprov Jatim.

Ini disampaikan oleh Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Jatim, Achmad Rubai, saat menghadiri Konsolidasi DPC dan DPRt PAN Gedangan dan Waru, di Warkop Jargo, Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan, Jum’at (6/11/2020) malam.

“Soal Frontage Road, di tangan kepemimpinan pak Kelana yang memiliki kemampuan akses dan lobi ke pusat, Insyaallah bisa diatasi. Untuk urusan ke Jatim, nanti tugasnya bu Dwi Astutik karena beliau memang memiliki kedekatan dengan ibu gubernur,” cetus Rubai yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jatim ini.

Cawabup Dwi Astutik bersama pengurus dan kader PAN, saat konsolidasi pemenangan Kelana-Astutik, di Gedangan, Jumat (6/11/2020) malam.
Penegasan itu disampaikan oleh Rubai untuk menjawab harapan dan aspirasi warga Gedangan dan Waru yang juga kader PAN, agar paslon no. 3 Kelana-Astutik nantinya menyelesaikan persoalan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Gedangan dan Waru.

Konsolidasi PAN Sidoarjo memenangkan Kelana-Astutik di Gedangan ini, dihadiri Ketua DPD PAN Sidoarjo Achmad Zulhimam, anggota Fraksi PAN DPRD Jatim Khulaim Junaidi dan anggota Fraksi PAN DPRD Sidoarjo, Haris dan Bangun Winarso serta Ketua Tim Pemenangan PAN Sidoarjo untuk Kelana-Astutik, Moh Zainul Lutfi.

Cawabup Dwi Astutik yang hadir dalam konsolidasi PAN ini, seperti yang dialami warga, juga merasakan kemacetan saat melewati kawasan jalan Gedangan. “Maka kami paslon nomor 3, akan mengikhtiarkan termasuk mengalokasikan anggaran untuk menuntaskan Frontage Road,” cetusnya.

Astutik berharap, dengan selesainya Frontage Road, aktifitas warga Sidoarjo, saat pergi pulang bekerja maupun aktifitas lainnya, bisa lancar tanpa kendala kemacetan. “Ini (Frontage Road) juga menjadi penting karena Sidoarjo juga sebagai penyangga Kota Surabaya,” tandas sosok yang aktif di PW Muslimat NU Jatim ini.

Ditegaskan Astutik, keberadaan Frontage Road juga menjadi sangat penting karena nantinya saat ibukota baru sudah ditempati, maka lalu lintas di Surabaya dan Sidoarjo bakal semakin luar biasa karena aktifitas kunjungan ke ibukota baru tersebut.

Karena itu, paslon yang diusung koalisi PAN dan PDIP ini, bertekad merampungkan Frontage Road pada awal masa pemerintahannya, kala nantinya diamanahi memimpin Kabupaten Sidoarjo. “Kami juga bakal menguatkan produk-produk rumahan (UMKM) dan industri untuk menopang kawasan Juanda karena menjadi arus lalu lintas bisnis,” jlentreh Astutik. (Yuli)

baca selengkapnya
Uncategorized

Keluhkan Tempat Pembuangan Sampah Pasar Bendungan Sangat Mengkawatirkan

PRN TRENGGALEK | Pasangan Cabup – Cawabup Trenggalek 2020 nomor urut 01 mengunjungi pasar Bendungan Kecamatan bendungan.Senin(26/10).

Miyem 72 pedagang polowijo,”tolong dibantu permodalan karena musim korona menyebabkan usaha sepi dan tempat pembuangan sampah yang ada dibelakang kios kami sangat menganggu,”tuturnya

Mahmudi 51,”kendala yang dihadapi musim tanam padi dan jagung kelangkaan pupuk,karena tidak ada pupuk sama sekali,”jelasnya

Menanggapi keluhan pedagang dan masyarakat Cabup Alfan Riyanto kami akan prioritaskan pedagang dan penataan ulang pasar(infrastruktur).

“Modal usaha pedagang nanti akan kita bantu,kelangkaan pupuk salah satu bukti sistem yang kurang berjalan,nanti kita manajemen ulang lagi biar petani tidak dirugikan,”jelasnya.

Totok menambahkan,”kalau kami diberikan amanah,akan kami tata ulang biar kenyamanan aktivitas di pasar layak,salah satu yang jadi prioritas tempat sampah,karena sampah sumber penyakit dan lokasinya bisa mencemari sumber air,dikemiringan tanah yang mudah longsor juga,”ungkapnya

Lanjut Totok,”sangat kurang tepat lokasi pembuangan sampah pasar dan rawan longsor,kami sangat prihatin kurang tegasnya pemerintah dengan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di pasar bendungan,”pungkasnya.(bamb/atin).

baca selengkapnya
Uncategorized

Mampukah Kanit Reskrim Mengusut Tuntas Pencuri Dan Penada

PRN SIDOARJO | Upaya mencari keadilan dan kepastian bagi korban pencurian mesin pres sepatu yang melaporkan di Polsek Waru Sidoarjo terasa pupus ditengah jalan, pasalnya Laporan Perkara (LP) dengan nomor LP-B/373/RES.2.8/2020/RESKREM/Sidoarjo/Polsek Waru pada tanggal (7/9/2020) sampai sekarang sudah satu bulan tidak ada penyelesaian atau putusan.

Berawal dari mau menjual barang bekas ke salah seorang pemborong barang bekas, tiba tiba cholison suami Nunuk berteriak mencari mesin pres sepatu kok tidak ada, dari kejadian ini sipemborong ketakutan dan beranjak pergi.”kata Nunuk

Setelah kejadian Nunuk rusianita ( 59) warga Jl. Jendral S.Parman V/128 RT 02 RW 07 selaku korban kehilangan melaporkan kejadian tersebut berharap pencuri dan pembeli barang curian atau penada cepat tertangkap dan menjadi terdakwa, akan tetapi apa yang dirasakan korban hanya sebatas berharap dan proses penyelidikan jalan ditempat.

Korban merasa kecewa dengan proses yang sedang berjalan di Polsek Waru, hal ini dirasakan karena penyidik yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Untoro. S.H selama satu bulan penyidikan belum terkuak juga.

“Barang Bukti hasil curian sudah diamankan di Polsek Waru, pencuri hanya sebagai saksi  dan pembeli barang curian atau penada juga sudah diketahui tetapi proses sudah berjalan satu bulan belum juga ada putusan mas”

Nunuk selaku korban juga ketua lembaga swadaya masyarakat, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) saat dikonfirmasi PRN menjelaskan saya ini seakan diremehkan mas seolah olah dengan kasus ini dianggap remeh.”jelas Nunuk

Ditempat berbeda PRN mendatangi Gudang milik H.Moch Hasyim pembeli barang yang diduga hasil curian mesin Pres sepatu saat dikonfirmasi digudang barang bekas ditemui Ana anak menantu dari H.Moch Hasyim mengatakan bapak tidak mau ditemui dan silakan klarifikasi saja ke Polsek Waru.”pungkas ana

Sementara Kanit Reskrim Iptu Untoro .S.H Saat dikonfirmasi awak media lewat aplikasi WhatsApp menjelaskan, bahwa proses penyidikan masih berjalan, penyidik kami masih mengumpulkan para saksi,” jelas Untoro saat diklarifikasi lewat Aplikasi WhatsApp(Yuli)

baca selengkapnya
Uncategorized

Malioboro Ala Ngawi

PRN NGAWI | Keindahan Malioboro Jogjakarta yang dapat menyedot wisatawan dari berbagai negara, kini banyak ditiru oleh kota- kota yang lain, mulai Madiun yang terletak di jalan Pahlawan, dan kini kabupaten Ngawi juga membangun Malioboro ala Ngawi di jalan Yos Sudarso kini dalam pengerjaan.

Sugeng Hariyono Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi juga selaku PPK, saat ditemui awak media mengatakan, untuk pembangunan Malioboro yang ada di jalan Yos Sudarso, hanya dibagian sebelah barat saja, sudah melalui berbagai rapat dan perencanaan yang matang. Dalam meninggikan serta meratakan jalan, memakai paving, untuk pengadaan kita menggunakan tanah urug demi mengurangi anggaran.

Sugeng Hariyono juga menambahkan, berbagai perencanaan yang sudah ada, tetap mempertimbangkan anggaran sesuai RAB. Nilai kontrak dari pembangunan malioboro Ngawi Rp.8.620 M.

Untuk tanah hurug belum bisa tercukupi, jadi harus membongkar guna meratakan serta meninggikan. Kini pengerjaan di berikan pada PT Gala Karya. Rencanab Tahun baru 2021 di buka dan bisa dipergunakan warga Ngawi untuk refressing membuang rasa penat setelah bekerja. ( Jatmiko)

baca selengkapnya
Uncategorized

Wali Murid keluhkan penjualan buku LKS dan seragam di sekolah SMPN 1 Sukamulya

PRN BANTEN | Praktek jual beli Buku LKS (Lembar Kerja Siswa) dan seragam sekolah masih saja ditemui di Sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang, seperti halnya SMPN 1 sukamulya yang berlokasi di jalan Kalimalang desa Buniayu, kec Sukamulya kab, tangerang Banten.

Wali murid berinisial ’IA’ dan ‘NR’ sangat mengeluhkan kondisi ekonomi mereka lagi sulit cari duit lagi susah seperti ini wali murid di haruskan membayar buku LKS dan uang seragam sebesar 439.000 di sekolahan SMPN 1 Sukamulya

Wali murid SMPN 1 sukamulya berinisial ‘IA’ dan ‘NR’ tergolong keluarga kalangan ekonomi bawah sangat keberatan untuk membayar pungutan tersebut, mengingat buat makan sehari hari sangat susah wali murid tersebut menginginkan pungutan – pungutan tersebut di hapus.

“kondisi lagi pandemi seperti ini cari uang lagi susah, apalagi di wajibkan kepala sekolah untuk bayar buku LKS dan seragam sekolah buat makan sehari hari saja kami susah “ ungkapnya.

Saat di konfirmasi oleh wartawan PRNews dan anggota LSM UMI Tangerang Langsung mendatangi Sekolahan SMPN 1 Sukamulya lagi lagi kepala sekolah (KEPSEK)nya sedang tidak ada di sekolahan menurut keterangan Guru bagian TU

“ bapaknya hari ini tidak ada di sekolahan tadi pagi datang sebentar terus bapak langsung berangkat lagi ” ungkap Muhji 28/9/20

Tak perpikir panjang anggota LSM umi langsung meminta nomor telpon seluler milik kepsek untuk di hubungi via seluler yang lebih anehnya guru atau staf bagian TU tidak ada satu pun yang menyimpan nomor telpon milik kepala sekolahnya sendiri
dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolahan dan Penyelenggaraan Pendidikan, terutama pasal 181a.

Sudah secara jelas tertulis mengenai larangan itu.
Yakni, pendidik dan tenaga kependidikan, baik persorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, seragam sekolah, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan. (Zami)

baca selengkapnya
Uncategorized

Virus Baru itu Dinamakan “Sinau Bareng” KJJT

PRN PASURUAN | Dakwah ‘Sinau Bareng’ yang diusung Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Pusat Surabaya, bak virus Covid dengan tingkat strain ganas dan transmisi cepat.

Sepekan disosialisasikan ke daerah, langsung terlahir kepengurusan perwakilan, yakni di Pasuruan Raya.

Tepat Sabtu 12 September 2020, di Cafe Rawra Stock Jalan Tapaan, Kelurahan Bugul Kidul, Kecamatan Punggungrejo, Kota Pasuruan, struktur pengurus terbentuk.

Selasa (15/9/2020) Ketua KJJT Pusat di Surabaya langsung mengapresiasi ghiroh jurnalis Pasuruan Raya yang cepat menangkap virus “Sinau Bareng” yang didakwahkan KJJT.

Sejumlah pengurus pun menghadiri rapat sekaligus “Sinau Bareng” yang digelar kali pertama pasca terbentuknya kepengurusan perwakilan KJJT di Pasuruan Raya tersebut.

Bertempat di Warung CT, di Jalan RA Kartini No 45 Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Slamet Maulana- Ketua KJJT Pusat- bersama beberapa pengurus disambut pengurus baru Perwakilan Wilayah KJJT Pasuruan Raya (KJPR), Bahrul Ulum- Ketua, pengurus dan anggota.

Slamet Maulana biasa disapa Ade, mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT karena silaturahim para jurnalis terjalin di Pasuruan. Bahkan Pasuruan Raya diharapkan menjadi pilot project bagi terbentuknya KJJT di kota lain se Jawa Timur, bahkan se Indonesia.

“Terima kasih kepada Mas Bahrul Ulum, selamat juga atas terpilihnya menjadi motor penggerak dakwah jurnalis di Pasuruan Raya. Saya percaya bahwa Anda dipilih teman teman di sini karena dianggap akan mampu mempererat ikatan persatuan para jurnalis se wilayah ini agar saling menghormati, belajar bersama, dan menjunjung tinggi asas egalitarian dan anti diskriminasi,” ujarnya.

Ade mengingatkan bahwa tantangan jurnalis ke depan bukan semakin sedikit namun sebaliknya semakin kompleks.

“Untuk itu KJJT hadir. Dan harus menjadi jawaban, ibaratkan mata air di tengah gurun. Bagi yang mau belajar silakan hadir, tanpa malu dan sungkan. Semua jurnalis sama. Kita ikut KJJT niatnya harus mencari ilmu dan belajar,” ujarnya.

Adanya kejadian diskriminasi, stigma negatif wartawan di masyarakat, menjadi Pekerjaan Rumah (PR) KJJT untuk diselesaikan, sementara tidak satu pun lembaga yang meliriknya melakukan pembinaan.

Kenapa ? Karena mereka memandang jurnalis yang terstigma negatif “bodrek”, “Cuma Nanya Nanya” dan lain sebagainya adalah kompetitor atau lawan yang harus disingkirkan walau dengan seleksi alam.

“Tapi bagi KJJT tidak demikian. Semua kita rangkul. Tidak ada pengelompokan dan oligarki, tidak ada yang kuat di dunia jurnalistik. Kita semua sama. KJJT melihat ruang kosong itu,” ujarnya.

Selanjutnya KJJT akan memberikan program – program nyata berupa pendidikan kemampuan menulis dasar, menengah, advance atau sampai jurnalis handal.

“Di situlah ruang kosong itu, kita ambil. Risiko KJJT pasti ada. Kita jadi dicibir dan mungkin direndahkan. Tidak masalah. Prinsip kita harus kita pegang yakni biar kita dihina orang sebagai pribadi atau organisasi. Tapi jangan profesi kita. Jika profesi jurnalis dihina, kita akan lawan,” imbuh Ade.

Didampingi Yulianto, Henri Samosir dan Arief dari Sidoarjo, Ade menegaskan kembali bahwa KJJT untuk itu semua akan meng upgrading kemampuan jurnalis anggota KJJT.

“Kita dirikan kelas khusus, Lembaga Pendidikan atau Lemdik Jurnalistik KJJT di Surabaya. Atau di wilayah perwakilan. Kita sudah memiliki banyak dosen qualified,” sergahnya.

Kualifikasi dosen jurnalistik sekaligus pendiri KJJT adalah Noor Arief, editor DI’s Way. Dia adalah mantan editor Harian Pagi Memorandum, dan sekarang dosen komunikasi di Stikosa AWS Surabaya.

Lalu ada Abdul Muiz, pemegang beberapa penghargaan dari Jawa Pos. Jurnalis senior 30 tahun malang melintang di rimba jurnalis ini mantan produser JTV, dan Wartawan Jawa Pos.

Ada pula Isma Hakim Rahmat, jurnalis yang sudah 23 tahun tour of duty berbagai media dan terkini aktif sebagai Kabiro Nusadaily.com di Surabaya, ini bersama Afrizal, jurnalis dan pengajar di berbagai kelas ini disiapkan untuk mendidik anggota KJJT menjadi jurnalis handal dan siap mengikuti Uji Kompetensi Wartawan.

Dakwah Sinau Bareng Jurnalis dan Silaturahim bukan hal mudah. Untuk membiayai jalannya dan roda organisasi ini, KJJT masih mengandalkan iuran sukarela anggota dan pembina.

“Alhamdulillah kita memiliki pembina yang care. Tokoh masyarakat Jatim dan berpengaruh, yakni Abah Samsul, Abah Ali, Abah Yudi, Kiai, lalu pejabat baik Polri , ASN hingga TNI hingga pengusaha siap mendukung kita mendidik jurnalis anggota KJJT menjadi handal,” pungkas Ade.

Sinau bareng jurnalistik yang diusung KJJT seolah menjadi nutrisi baru bagi para jurnalis di Jawa Timur. Nutrisi itu siap mengisi otot saluran otak yang selama ini nyaris tak dialiri perhatian organisasi profesi yang telah ada.

Nutrisi “Sinau Bareng” KJJT Pusat Surabaya, seolah pula menjadi virus yang memiliki kekuatan transmisi atau penyebaran cepat, terbukti terbentuk di Pasuruan Raya.

Sementara itu, Bahrul Ulum, Ketua Perwakilan KJJT Pasuruan Raya, didampingi Moh Rois- Sekretaris, Puteri – Bendahara, Penasehat Abdul Majid dan Abdul Karim, mengaku sangat mendambakan organisasi yang menjunjung tinggi ilmu, seperti KJJT.

“Terima kasih bang Ade, dan pengurus KJJT yang hadir. Anggota di Pasuruan niatnya sinau bareng, belajar bersama anggota,” tukasnya.

Dia berharap KJJT Pasuruan Raya, akan bisa kompak, solid dan rukun. Bahkan menjadi kuat secara kapasitas diri.

“Saya, pengurus dan anggota siap merangkul semuanya tanpa tebang pilih agar KJJT lebih kuat secara organisasi,” imbuhnya.

Terakhir, dari kunjungan KJJT Pusat ke KJJT Pasuruan Raya, dihasilkan rumusan baru untuk juga merumuskan pemahaman etik jurnalis dan etik anggota dalam organisasi KJJT ke depan.(**)

baca selengkapnya
Uncategorized

INDRA WAHYUDI : REKOMENDASI DEMOKRAT TIDAK ADA MAHAR KEPADA PASANGAN FATTAH

PRN SUMENEP | Pada pelaksanaan pilkada di Sumenep tahun 2020 mendatang, Partai Demokrat dalam hasil survei internal sepakat menjatuhkan pilihannya untuk mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep pada pasangan Fattah Jasin – Ali Fikri tanpa mahar atau ongkos politik.

Hal itu ditegaskan oleh Indra Wahyudi selaku Sekretaris Partai Demokrat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sumenep, bahwa partai Demokrat memberikan rekomendasi pada calon pasangan Fattah Jasin – Ali Fikri, dalam pelaksanaan pilkada Sumenep mendatang tidak ada Ongko atau mahar politik.

“Soal ongkos atau mahar politik itu tidak benar, karena Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Demokrat sama sekali tidak bicara itu dan Bisa dikonfirmasi langsung pada Bapak Fatah Jasin”, Ucap Indra W. Jumat 24/07/2020.

Dalam kesempatan yang sama, Indra memaparkan bahwa berdasarkan pertimbangan yang diputuskan oleh DPP Partai Demokrat untuk mengusung calon pasangan Fatah Jasin – Ali Fikri, karena pasangan tersebut memiliki pemikiran intelektual yang cukup tinggi.

“DPP partai Demokrat telah melakukan survei internal terhadap pasangan Fatah Jasin-Ali Fikri dan hasilnya mereka punya tingkat intelektual cukup tinggi, dan tidak mahar politik”, Tegasnya kepada awak media.

Karena dari itu, Indra W. selaku Sekretaris partai Demokrat DPC Sumenep, menginstruksikan kepada semua kader dan Fraksi Partai Demokrat yang ada di kabupaten Sumenep, untuk mengamankan rekomendasi DPP partai Demokrat dengan memenangkan calon pasangan Fatah Jasin – Ali Fikri di pilkada Sumenep mendatang.(Deddy/Erf).

baca selengkapnya
KABAR JATIMUncategorized

Wali Kota Mojokerto Ikuti Upacara Lahirnya Pancasila di Sekolah Bung Karno Kecil

PRN MOJOKERTO | Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Kota Mojokerto memperingati hari lahirnya Pancasila dengan suasana yang berbeda. Bertempat di SD Negeri Purwotengah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar upacara secara virtual di sekolah mantan presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno sewaktu kecil, Senin (1/6/2020).
Pancasila merupakan dasar ideologi-ideologi negara, yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Karena berperan sebagai pemersatu bangsa. Pancasila juga membimbing para pejuang mencapai Indonesia berdaulat. Pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno, sapaan akrab Ir Soekarno, diberikan kesempatan memberikan pidato menyampaikan gagasan dasar negara dengan sebutan Pancasila.
Mendengar pidato yang disampaikan, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) memutuskan untuk membentuk panitia kecil guna menyusun dasar negara dengan pedoman pidato yang disampaikan oleh Bung Karno. Hingga pada 18 Agustus 1945 (sidang PPKI 1) rumusan Pancasila tersebut dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia.
Dan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional sejak tahun 2017. Untuk itu, melalui himbauan Kementerian Dalam Negeri, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, memperingati hari lahirnya Pancasila dengan upacara secara virtual yang terhubung secara langsung dengan pemerintah pusat dan provinsi.
“Kami sengaja memperingati hari lahirnya Pancasila di SD Negeri Purwotengah, sekolah masa kecilnya Bung Karno sewaktu tinggal di Kota Mojokerto, sebagai wujud ungkapan syukur kepada beliau, karena telah melahirkan dasar negara Indonesia. Sekaligus mengenalkan kepada seluruh masyarakat dan generasi penerus, bahwa presiden pertama Indonesia, pernah tinggal di kota ini,” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Presiden RI pertama Ir Soekarno pernah mengenyam pendidikan di Mojokerto. Pada awalnya, Soekarno kecil menempuh pendidikan di wilayah Tulungagung sebelum akhirnya pindah ke Mojokerto. Kepindahan Soekarno ini tidak lepas, karena Soekemi Sosrodihardjo bapaknya harus pindah tugas sebagai guru di Inlandsche School atau Sekolah Ongko Loro yang sekarang dikenal dengan SD Negeri Purwotengah.
Soekarno pun sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Ongko Loro, yang notabennya merupakan sekolah khusus anak pribumi. Tak selang lama, Soekarno kecil pun pindah dari di Sekolah Ongko Loro dan merasakan duduk dibangku Europesche Lerge Shcool (ELS), yang sekarang dikenal sebagai SMP Negeri 2 Mojokerto. “Sekolah ini, kedepannya akan menjadi sebuah museum pendidikan tentang Bung Karno kecil,” imbuhnya. (Whab)
baca selengkapnya