BEKASI, PRN.id – DPC PDI-P Kota Bekasi menggelar rapat perdana Konsolidasi dan membentuk Tim Pemenangan untuk cagub dan cawagub Hasanah dikantor DPC PDI-P kabupaten Bekasi, di Jl.Inspeksi Kalimalang Kecamatan Cikarang. Jumat (18/01).
Ketua DPC PDI-P Kota Bekasi Soleman mengatakan bahwa tim pemenangan yang dibentuk ini mengacu pada tim pemenangan Jawa Barat yang akan dilakukan di Bekasi. “Dengan terbentuknya tim pemenangan ini kita sudah bisa melakukan kerja politik yang dimulai dari pemetaan wilayah, analisa suara sekaligus modal kampanye terbaik di Kabupaten Bekasi ini,” ujarnya.
Tim Pemenangan yang dibentuk tersebut terdiri dari 30 orang yang nantinya akan dibagi menjadi dua bagian, yakni Pengurus dan Sayap Partai. Karena lebih terorientasi terhadap internal PDI-P. Dan menurut Soleman, untuk langkah strategi pertama, harus bisa meyakinkan bahwa sosok kandidat itu adalah orang yang cerdas.
Dua calon kandidat yang dimaksudkan disini merupakan sosok yang memiliki Jabatan cukup Fantastis. Mereka termasuk dalam kestrukturan kemiliteran dan kepolisian. “Artinya, mengenai tak-tik kewilayahan bagi mereka pasti sudah paham, tentang bagaimana cara mempetakan wilayah dan bagaimana cara mengkondisikan wilayah tersebut,” terang Soleman.
Terpisah, Ketua Bapilu PDI-P kota Bekasi Yaya Ropandi menambahkan bahwa salah satu strategi yang akan dilakukan PDI-P adalah mensosialisasikan melalui media (medsos). “Dan yang mesti kita lakukan sekarang adalah bagaimana cara kita mensosialisasikan paslon ini lebih besar lagi, dalam upaya untuk memperkenalkan diri,” katanya.
Tim pemenangan ini merupakan instruksi dari DPD bahwa hari ini harus sudah terbentuk. Agar nantinya pekerjaan bisa terintegrasi, sangat diperlukan solidaritas. Oleh karena itu tim juga harus berupaya melakukan penghimpunan data sekaligus pemetaan wilayah.
“Harapan kita tentunya adalah untuk meraih kemenangan, setelah petanya kita buat. Karena, jika kita lihat Pilgub 2013 lalu kabupaten Bekasi menang diposisi 33 persen, dan untuk kedepannya nanti kita akan bertahan diposisi tersebut, paling tidak itu saja,” pungkas Yaya Ropandi. (tim).

