Nganjuk, penarakyatnews.id – Warga Nganjuk antusias menyambut kedatangan pebalap Tour de Indonesia (TdI) 2018. Pebalap lokal dan asing jadi sasaran diajak selfie. Seperti halnya siswa-siswi dari SMP Negeri 4 Nganjuk yang ikut mengapresiasi acara tersebut.
Etape kedua TdI 2018, Jumat (26/01/2018), berlangsung dari jalan raya Madiun dan berakhir di jalan raya Mojokerto.
Sekitar 400 orang keluarga dari SMP Negeri 4 Nganjuk diinstruksikan untuk beridiri di pinggir jalan Panglima Sudirman, tepatnya di pintu gerbang perumahan Mangundikaran. Mereka membawa bendera dan terus bertepuk tangan.
“Itu terdiri dari bapak-ibu guru 15 orang, siswa kelas 7 ada 288 siswa, siwa kelas 8 dewan penggalang 55 siswa. Mereka tidak hanya membawa bendera merah putih saja, tapi juga membawa elecktone sendiri.” Ujar Humas SMP Negeri Nganjuk Suyoto.
Siswa-siswi itu berbaur dengan penduduk setempat. Mereka tak henti-hentinya bertepuk tangan dan mengibarkan bendera Merah Putih, meskipun pebalap belum melintas.
Sambutan kian meriah saat race director mendekati, siswa-siswi berteriak guna menyemangati para pebalap. ( margi).

