PRN. MALANG –Pada hari Jumat, 23 Februari 2018 mulai Pkl 20.15 wib s/d 23.25 Wib bertempat di Be Walk Food Centre Ds. Mulyoagung Kec. Dau Kab. Malang telah dilaksanakan giat “Ngipok Ngerab” Kapolres Malang dan PJU Polres Malang bersama Toga, Tomas, Toda dan Potmas Dalam Rangka Harkamtibmas.
Hadir Dalam giat :
- AKBP Yade Setiawan Ujung (Kapolres Malang)
- Kompol Deky Hermansyah (Wakapolres Malang)
- Kasat dan PJU Polres Malang
- Kapolsek Rayon Lawang
- Muspika Dau
- +/- 100 org tamu undangan dari Kepala Desa, Toga, Tomas, Toda dan Potmas Se-Kec. Dau Kab. Malanh
Susunan acara :
- Pembukaan
- Doa oleh Drs. Abdul Malik (Ketua MUI Kec. Dau)
- Sambutan Muspika Dau (Diwakili oleh Camat Dau Bpk. Suroto) Intinya :
– Mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Malang dan jajarannya di wilayah Dau yg letaknya berbatasan dg kota malang yg kompleks.
– bahwa di kec. Dau terdapat 10 Desa, dan malam ini merupakan kesempatan yg baik untuk melaks diskusi dan tanya jawab dg kapolres beserta jajarannya
– Perkenalan diri Camat dan Muspika dau
4. Sambutan Kapolres Malang, yg intinya :
– Mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada muspika, toga, tomas, toda dan potmas kec. Dau yg antusias dalam pelaks kegiatan ini
– Perkenalan Diri Kapolres
– Acara ngipok ngerab ini dilaks dalam rangka untuk menarik sebanyak2nya apa yg diminta masy kepada pihak Kepolisan Malang,
– Kapolri Jendral Tito Karnavian memiliki program Promoter yg tujuan akhirnya (outputnya) adalah meningkatnya kepercayaan masy kepada Polri dan kegiatan ini adalah proses untuk Polri memperoleh Kepercayaan Masy.
– Polisi itu adalah bagian dr masy, apa yg dimau masy itulah yg harus dilakukan oleh Polisi
– Berharap dari masukan dari para hadirin nanti, Polri kedepan dapat lebih baik.
– bahwa saat ini, telah banyak perubahan di tubuh Polri, hal ini silahkan dibiktikan sendiri oleh hadirin, saat ini hadirin bisa lihat sendiri bagaimana pemberitaan oleh medsos yg cukup pesat. Sehingga apabila ada kesalahan dari Anggota polri akan cepat terekspose
– akan memwakafkan ilmu Polri untuk membangun dan menjaga dau dan Lab. Malang
– terkait isu yg saat ini terjadi, saat ini kita sedang berada dalam tahun politik dimana banyak intrik2 yg dilakukan oleh kelompok tertentu yg berkorelasi dg situasi kamtibmas,dan saya yakin Insya Allah hal tsb tdk akan dilakukan di Kab. Malang karena masy malang sdh cerdas semua.
– Dari 13 Kejadian penyerangan Ulama hanya 1 yg murni penyerangan dan pelaku sudah di amankan sedangkan berita lainnya adalah hoax
– medsos saat ini jg merupakan tantangan kita, akhir2 ini medsos dapat bermanfaat tetapi jg dapat menyesatkan oleh karena itu kami mengajak masy dau ini agar bertabayun/mengecek kebenaran suatu info dan tdk mudah termakan berita hoax.
– apabila dipelajari sejarah, di negara kita ini PKI tdk dapat berkembang karena di negara kita ini sdh dipenuhi dengan demokrasi, oleh karena itu kepada hadirin agar tdk mudah terprovokasi isu murahan
– Polres Malang telah melakukan langkah2 dalam mengantisipasi kejadian2 seperti yg diisukan, mulai dari mendata org gangguan jiwa serta memberikan pesan kepada keluarganya untuk melakukan pengawasan melekat
– agar masy Dau dalam menghadapi permasalahan tdk main hakim sendiri, silahkan hubungi kami polri, kami siap 24 jam
5. Tanya jawab yg dipandu oleh Topan (Pelawak) dan Brigadir Musa Bambang (Bhabinkamtibmas Ds. Petungsewu Polsek Dau) :
- Pertanyaan dari Sdr. Eko Witono (Kades Karangwidoro) : Mengusulkan supaya bhabinkamtibmas stnby 24 jam di desa agar setiap kali dibutihkan di desa dapat segera dtg
Jawaban Kapolres : seharusnya memang bhabinkamtibmas harus stanby di desanya, tetapi kekurangan personil Polri di kab. Malang ini yg menyebabkan Polri saat ini menyiasati bagaimana agar tugas pokok dan pelayanan dapat berjalan.
- Pertanyaan dari Sdr. Abd. Karim (Kepala Desa Kicur) :
– dalam menghadapi Isu teror yg sdh merajlela di dunia maya, bagaimana kita sbg masy desa mengantisipasi apabila menemukan hal2 yg mencurigakan?
– Perlu nya dilakukan sosialisasi oleh pihak Kepolisian dalam menghadapi permasalahan2 agar masy desa tdk mudah termakan isu
– meminta bantuan HT ke desa untuk mempermudah komunikasi
Jawaban Kapolres :
– untuk menghadapi isu hoax yg merajalela Agar siskamling tetap dijalankan dan diaktifkan kembali
– memasang spanduk di tiap RT dan RW tamu wajib lapor
– selain itu apabila mengetahui/mencurigai agar ditanya dg cara2 yg humanis
– dalam pelaksanaan Siskamling, pelaksana siskamling harus peduli, tdk hanya kepada petugas siskamling tetapi kepada semua elemen masy apabila mengetahui hal2 yg nyleneh agar ditanya, ditegur untuk meminimalisir kejadian kriminalitas terjadi.
– Polres Malang memiliki program Rumah Kantor dimana Rumah Kantor tsb digunakan bhabinkamtibmas untuk melaksanakan problem solving
– Agar Kapolsek melakukan sosialisasi bagaimana siskamling, pelaksanaan antisipasi berita2 hoax
- Pertanyaan Sdr. Sunarji (Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Dau) :
– Dalam mengantisipasi bahaya Narkoba, kami sdh bekerja sama dg Polsek melaks sosialisasi di sekolah pada saat upacara olehbkarena itu kami mengucapkan terimakasih
– Adanya pembunuhan guru di Madura ini membuat anak2 siswa menjadi berani kepada guru dan kami dari guru juga takut membina siswa di sekolah, oleh karena itu kami mohon solusi terkait kejadian tsb.
Jawaban Kapolres :
– salah satu program kami yaitu perwira di polres dan polsek menjadi inspektur upacara di sekolah, alhamdulillah jika sdh berjalan di Dau
– Komjen Budi Waseso menyatakan ind darurat narkoba dimana di Ind ini bukan hanya tempat pemasaran narkoba tetapi tempat produksi untuk itu th lalu kami sdh melakukan penandatangan MOU dg Dinas Pendidikan, Kemenag untuk memazukkan kurikulum anti narkoba disekolah2 dan modul sdh kami siapkan dan segera akan kami laksanakan yg harapannya para siswa memiliki self defense agar tdk mau menyentuh Narkoba.
– Terkait pola pembinaan guru, saran saya perlu dilakukan perubahan pola pembinaan guru kepada siswa yg perlu disoasati oleh para guru karena ketika kita dibenturkan oleh hukum mau tdk mau kita harus jalankan
- Pertanyaan dari Zainal Abidin (Tokoh Agama Ds. Landungsari) :
– Apresiasi kepada pihak kepolisian yg perhatian kepada masy
– Dari kejadian penyerangan kepada ulama ada yg kejadian benar dan ada yg hoax, di era reformasi ini saya bersyukur dan berterimakasih bahwa polri cepat berekasi dalam menyikapi kejadian tsb
– agar tokoh agama tetap menjaga dan melakukan sosialisasi untuk menjaga situasi di dau ini
Jawaban Kapolres :
– Ucapan terimakasih atas apresiasi nya, menjelaskan bahwa tugas Polisi adalah mencegah, dan menindak secara hukum
– mengkonfirmasi kejadian2 penyerangan yg dilakukan oleh orang gila bahwa memang kejadian itu ada, tetapi tdk sebombastis pemberitaan
– Solusinya agar kita selalu berterus terang tentang apa yg terjadi sebenarnya, tetapi karena ada banyak aral seperti keterbatasan waktu, personil itu yg menjadi masalah.
– sepakat mudah2an pilkada dapat kita lalui dg aman dan masy lbh dewasa
- Pertanyaan Gus Kohar (MWC NU Dau) :
– usul agar dr pihak polres dan polsek butuh sosialisasi intens kepada toga, ponpes dan masjid karena pada jaman sekarang ini informasi dari internet yg kebenarannya blm tentu benar lebih cepat agar masy dpt segera terlindungi dg pencerahan dr pihak polri
Jawaban Kapolres :
– Sepakat dan sdh menyampaikan kepada seluruh Kapolsek agar melakukan sosialisasi agar stabilitas kamtibmas dapat terjaga oleh karena itu kami juga minta bantuan dari para ulama
- Pertanyaan dari Sdr. Drs. Abdul Malik (Ketua MUI Dau) :
– mohon agar perhatian dan jaminan keamanan dr kepolisian kepada para ulama sehingga dalam membina warga dapat berjalan dg baik
Jawaban Kapolres :
– Insha Allah, perintah saya patroli, komunikasi kepada Kyai dan kami berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas di kab. Malang olehbkarena itu simpan nomer bhabinkamtibmas dan saya yakin anggota akan segera hadir.
- Pertanyaan dr Sdr. Sumardi (Kades Mulyoagung) :
– Desa kami penduduknya sangat padat yaitu sekitar 16.000 dimana ds kami diapit kota batu dan kota batu, terkait dg narkoba saya akui ds. Mulyoagung resah dg narkoba olehbkarena itubsaya mohon apabila pelaku narkoba sdh tertanvkap polisi agar tdk diberi ampun, untuk efek jera kepada pelaku narkoba
– di desa kami semuanya ada oleh karena itu sebelum kejadian seperti yg diberitakan terjadi dibwilayah kami, mari kita antisipasi bersama2
– Terkait poskamling, mengucapkan terimakasih kepada kapolsek ygvtwlah membangun poskamling kami sehingga menjadi bagus dan bermanfaat, harapannya keamanan di ds. Mulyoagung dpt terjaga
– adanya anak2 punk yg ada di pertigaan mulyoagung untuk diantisipasi
Jawaban Kapolres :
– Tidak hanya di mulyoagung saja yg resah atas narkoba silahkan apabila mengetahui lgsg telpon kasat narkoba
– apabila mengetahui ada narkoba, laporkan saja dan umdamg2 memfasilitasi untuk dilakukan rehabilitasi
– kita berkomitmen tdk main2 dg narkoba silahkan laporkan apabila ada kejadian yg memcurigakan
– dari siskamling, jangan hanya bangunannya sajabyg bagus, tetapi kegiatannya yg penting
– Agar kapolsek dan kasatbsabhara menindak pengamen dan anak punk yg ada di pertigaan sengkaling
- Pertanyaan Sdr. Dofar (Tokoh Masy Ds. Mulyoagung) :
– mohon pencerahan terkait narkoba dan asusila yg banyak terjadi di wilayah kita, bagaimana cara kita untuk mengantisipasi hal2 tsb
Jawaban Kapolres Malang :
– Saran saya jangan takut menegur, kontrol sosial di ind perlu kita jaga apabila ditegur melawan silahkan laporkan saja
– Agar Kapolsek, kasat sabhara menyentuh tempat2 yg dicurigai untuk meminimalisir kejadian2
- Pertanyaan sdr. Saiful Imam (Kades Landungsari) :
– Landungsari hampir sama dg mulyoagung dimana lebih banyak pendatang drpada penduduk asli ada sisi positif dan negatifnya
– permasalahan yg masih terjadi yaitu curanmor dimana dlm 1 bulan di Ds. Landungsari menempati posisi tertinggi kejadian curanmor, olehbkarena itu kami mohon pencerahan dalam hal tsb
Jawaban Kapolres :
– Terimakasih yg dilakukan oleh kepala desa landungsari
– terkait permasalahan curanmor, merupakan permasalahan yg complicated, langkahbyg diambil kepala desa sdh baik mulai memasang spanduk, masang cctv, pam swakarsa dan saya sarankan agar pemilik rumah kost memasang/memperbanyak cctv mengarah ke parkiran untuk memperkecil niat, mempermudah polisi dlm identifikasi,
– Kasat serse agar memperhatikan informasi dr kepala desa dg mengarahkan buser patroli di wilayah landungsari
- Pertanyaan Sdr. Nur Dwi Pamudji (Tokoh Agama GKJW) :
– terkait isu2 yg terjadi ada pemikiran dr kami yg mungkin bisa diterima yaitu apa tdk seyogyanya pemuka agama diberikan sosialisasi bagaimana cara untuk pendampingi umat
Jawaban Kapolres :
– terkait usulan, kami sdh mengagendakan kegiatan tsb untuk menyaring info dan aspirasi2 dr pemuka agama
– agar dlm mengatasi masy jangan latah dalam menyikapi informasi yg beredar
- Pertanyaan Sdr. Slamet (Tokoh agama Ds. Landungsari) :
– dalam isu2 penyerangan ulama, ada bbrpbyg diamankan oleh polri kami harapkan dilakukan rilis oleh Polri sehingga kami bisa tau bagaimana sebenarnya dan tujuannya
Jawaban kapolres :
– rilis selalu dilakukan oleh kepolisian, tetapi mgkin perlu wadah2 sperti ini untuk mensosialisaskan
- Pertanyaan sdr. Nur Mukayat (Ketua NU Kec. Dau) :
– Dengan adanya teror yg terjadi, kami sbgai ulama banyak masukan bagaimana untuk mengamankan wilayah dau ini, namun akhir2 ini dg adanya teror yg terjadi menjadi was2, usulan kami agar di masing2 kecamatan muspika mengundang tokoh ulama lintas agama menjelang pelaks pilgub dan menghadapi isu2 yg berkembang demi kenyamaman di wilayah kab. Malang karena s/d saat ini NU sangat mendukung NKRI
Jawaban Kapolres :
– jangan mudah terpengaruh oleh pemberitaan2 yg beredar di medsos, besok kami akan bicarakan dg ketua NU Kab. Malang untuk membicarakan saran dr jenengan
– agar ulama bantu kita, dan kami nanti akan undang apabila ada pertemuan
- Pertanyaan Ust. Slamet Karen (Toga Ds. Landungsari) :
– kalo umatbislam memiliki kwajiban amal makruf nahi mungkar, dan kenyataannya kita yg mengetahui hal2 yg tdk benar ini pura2 tdk tahu, oleh karena itu kami mohon pencerahan bagaimana SOP yg harus kami lakukan agar kami tdk salah arah
– Masalah isu penyerangan ulama agama, memang kami indikasikan ada pihak2 yg ingin memanfaatkan kejadian tsb tetapi kami merrasa bahwa kejadian itu terstruktur dan terkoordinasi sehingga sasarannya selalu tepat sasaran oleh krn itu kami mohon transparansi informasi
– landungasri merupakan prototype ind, yg menjadi kami risau yaitu ada saudara kami dr timur yg agak susah kami bilangi, mulai dr pakaian dll yg bertolak belakang dg adat di jawa, oleh karena itu kami mohon pencerahan bagaimana mengatasi masalah tsb.
Jawaban Kapolres :
– Amal makruf nahi mungkar merupakan kewajiban polisi juga, SOP nya agar para kyai menyampaikan secara persuasif, batasannya begitu masuk kedalam upaya paksa silahkan koordinasi dg polri kita akan dg senang hati untuk mengatasi itu, tetapi yg kita tdk inginkan masy main hakim sendiri
– terkait isu org gila, kita dr kepolisian tdk serta merta menyatakan org itubgila akan tetapi kita bilang gila, merupakan pernyataan dr dokter dan semua org gila yg melakukan TP akan dilakukan proses hukum, dan apabila dalam prosesnya dia dinyatakan gila, maka tdk bisa dihukum.
– dalam menyatakan apakah ada kelompok yg ingin indonesia chaos, ini sdg dalam penyelidikan dan polisi tdk bisa serta merta menyatakan hal itu
– dalam menghadapi landungsari prototype ind harapan kami jangan sedang2 menegur apabila tdk bisa silahkan laporkan ke polri dan polri diikat oleh kode2 etik sehingga banyak kendala
– mohon bantuan kepada para ulama untuk melakukan pembinaan terutama di keluarga sendiri
- Pertanyaaan dr Sdr. Bisri (Toga Ds. Sumbersekar) :
– keselamatan para kyai dan guru ngaji insya Allah akan selamat, dan kita harus waspada dan kita tdk boleh berpraduga terjadi kejadian yg buruk
– usul, orang gila yg menyerang ulama ditindak pidana
– mendapat info pelaku teror tsb diberi obat sehingga seperti gila, usul saya agar dalam menangkap diobservasi dulu selama satu bulan dan melibatkan ahlibsehingga dpt diketahui gila beneran atau tdk dan perlunya meredam pemberitaan2 itu
– terkait narkoba, apabila sdh terkena narkoba sdh hancur tetapi ada harapan dan itu dibutuhkan lanvkah2 tertentu agar sembuh
– terkait mahasiswa dr timur sdh banyak yg tdk bisa dibilangi
Jawaban :Sama dg jawaban ust. Slamet karen
Selama kegiatan ini berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif. (Humas Res Malang)

