By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Panen Padi Model/Demplot/Pilot Project Kodim 0815 Mojokerto: Kurangi Pupuk Kimia, Hasilkan 8,5 Ton Per Hektar
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Panen Padi Model/Demplot/Pilot Project Kodim 0815 Mojokerto: Kurangi Pupuk Kimia, Hasilkan 8,5 Ton Per Hektar
NUSANTARA

Panen Padi Model/Demplot/Pilot Project Kodim 0815 Mojokerto: Kurangi Pupuk Kimia, Hasilkan 8,5 Ton Per Hektar

putri pena
Last updated: 12 September 2018 11:31 am
putri pena
Published: 12 September 2018
Share
SHARE

PRN MOJOKERTO – Dibandingkan dengan anorganik, pupuk organik telah lama diyakini dan terbukti mampu menaikkan kualitas tanaman baik dari segi manfaat maupun hasil jual. Tidak terkecuali pada tanaman pangan seperti padi, yang mampu panen dengan hasil lebih melimpah. Hal ini disampaikan Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Budi Suwanto, saat panen padi di lokasi Pembuatan Model/Demplot/Pilot Project Tanaman Pangan Padi Kodim 0815 Mojokerto di Dusun Karangbendo, Desa Sumberjati, Kecamatan Mojoanyar, Senin (10/9/2018).

Danrem juga menyampaikan bahwa presiden telah menginstruksikan TNI untuk membantu program pertanian dalam upaya swasembada pangan. Maka dari itu, Kementrian Pertanian melakukan MoU dengan Kepala Staff AD, dalam rangka membantu distribusi pupuk agar tepat sasaran. Disamping itu pula, ada program demplot, yang dimaksudkan agar satuan kewilayahan membuat inovasi untuk membantu petani yang salah satunya dilakukan Kodim 0815.

“Hasil tanaman pangan menggunakan pupuk organik memang dihargai lebih tinggi. Disamping lebih sehat, kesuburan tanah juga terjaga. Seperti yang diterapkan pada demplot tanaman pangan padi oleh Kodim 0815 kali ini. Kunci swasembada pangan sendiri yakni menggunakan bibit hibrida seperti yang diterapkan di Jepang. Tentu hal ini kita harapkan bisa diterapkan pada pertanian di Indonesia. Dalam perkiraan hitung, upaya ini menelan Rp 864 miliar menggunakan anggaran negara. Ketika dipalikasikan, hasil outputnya bisa mencapai Rp 11 triliun lebih jika berhasil,” kata Danrem.

Masih tutur Danrem, keterlibatan TNI – AD dalam program pertanian dalam rangka pencapaian target swasembada pangan melalui percepatan produksi pangan dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani.  Salah satu program yang sudah berjalan dan mendapatkan respon positif adalah Sentra Pelayanan Padi Perpadu (SP3T) di wilayah Korem 082/CPYJ.

Sementara Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, mengungkapkan terima kasihnya kepada Danrem 082/CPY, Dandim 0815 yang telah mempraktekan tanaman padi pupuk organik.

“Ini suatu terobosan yang luar biasa, dengan hasil yang ada selisih sampai tiga ton. Daerah ini memang daerah binaan Pemkab Mojokerto, termasuk Dinas Pertanian dan Pengairan PU Kabupaten Mojokerto. Ini luar biasa, karena di bulan September kita masih bisa panen. Saya mengajak para petani, Poktan dan Gapoktan untuk meniru model percontohan yang dikembangkan Kodim 0815 Mojokerto, mulai pembenihan, perawatan, penyiangan dan pemupukan,” lengkap wabup.

Sedangkan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, dalam laporannya mengatakan, pembuatan Model/Demplot/Pilot Project Tanaman Pangan Kodim 0815 Mojokerto, mampu mengurangi pupuk kimia hingga 80 persen dengan hasil 8,5 ton/hektar.

“Ide muncul setelah masa tanam selesai. Kegiatan ini menjawab permasalahan di masyarakat yakni meningkatkan produksi padi. Kesulitan pada masa tanam umumnya masalah pupuk. Harga pupuk kimia tinggi. Rupiah juga sempat melemah. Oleh karena itu kami inisiataif mengurangi pupuk kimia. Tadinya ingin sewa lahan 1 hektar, namun ketika ide itu datang, ternyata masa tanam sudah berakhir. Akhirnya mencoba di lahan seperempat hektar. Tapi tidak mengapa, ini percobaan. Alhamdulillah, sekali mencoba ada hasil dan bisa dicontoh. Kita bisa mengurangi pupuk kimia hingga 80 persen. Di lahan yang sama dengan pupuk biasa hasilnya 5,5 hektar/ton. Sedangkan di lahan yang sama dengan metode kami, bisa menghasilkan 8,5 ton/hektar atau naik 50-60 persen,” jabar Dandim.

Prediksi hasil panen di lokasi pembuatan Model/Demplot/Pilot Project Tanaman Pangan Padi  Kodim 0815 Mojokerto sejumlah 8,54 ton per hektar ini berdasarkan hasil  pengubinan yang dilakukan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Babinsa dan Petani, pada 7 September pekan lalu di lahan seluas 1.150 meter2

Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Wakapolres Mojokerto Kompol Ki Ide Bagus Tri, Kasdim 0815 Mayor Inf Nuryakin, Kadistan Kabupaten Mojokerto diwakili Kepala Jabatan Fungsional Massuhadak, dan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Wastuti Muryati, Camat Mojoanyar Faizun, Kapolsek Mojoanyar AKP Margo Sukwandi, Danramil 0815/10 Bangsal Kapten Arh Anang Supriyanto, Danpos Ramil Mojoanyar Letda Inf Akhmad Rifa’i, Koordinator PPL Mojoanyar Supramonorini, Kades, Gapoktan/Poktan Desa Sumberjati. (Wahab)

You Might Also Like

Warga Dlanggu Meninggal di Dalam Sumur Saat Cuci Piring
Desa Wisata Mengangkat Perekonomian Masyarakat Kecil dan Menengah
Koramil Puri Kerahkan Babinsa Kawal Layanan Vaksinasi Hingga Penyaluran Bansos
Pengantar Jamaah Haji Hamil 8 Bulan Terjatuh Pingsan Kelelahan
Lima Warga SMAN 1 Pacet Mojokerto Purna Tugas, Pengabdian Mendapat Apresiasi
TAGGED:MojokertoPupuk Organik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?