PRN MOJOKERTO – Peresmian sistem peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) banjir berbasis komunitas, telah dilakukan oleh USAID Aaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (USAID APIK) bersama kelompok siaga bencana desa Kalikatir, Dilem dan Begagan Limo kecamatan Gondang.
Dengan dukungan dan kerjasama pemerintah kabupaten Mojokerto dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), alat pendeteksi tersebut nantinya akan memberikan informasi curah hujan dan ketinggian air sungai sehingga dapat dilakukan tindakan.
“Kami ucapkan terimakasih pada PT Wavin dan PT Multi bintang Indonesia atas bantuan pipa sepanjang kurang lebih 3.100M juga kepada PMI Profinsi jawa timur dan kabupaten Mojokerto atas pasokan air bersih serta USAID APIK atas pemberian peralatan EWS, semoga dengan terpasangnya sistem peringatan dini ini dampak serius atas kejadian banjir bandang seperti pada 26 maret 2017 lalu di Desa Dilem, Begagan Limo dan Kalikatir bisa dihindari dengan melakukan tindakan”.kata Wabub rabu 5/12/2018.
Dalam peresmian ini beliau juga mengucapkan yerima kasih atas seluruh bantuan Corporate Social Responcibytity (CSR) dari semua pemangku kepentingan baik dari instansi daerah maupun swasta. Beberapa peralatan yang di pasang antara lain Automatic Rain Gouge (ARG) untuk mengukur curah hujan, Automatic Water Level Recorder (AWLR) untuk mengukur tinggi muka air dan sirine tanda bahaya.
Sensor pada ARG dan AWLR menekan data sekitar mengirimnya ke Gateaway menggunakan teknologi Long Race ( Lo-Ra) di mana data akan di olah dan di analisa untuk menghasilkan 3 tingkatan setatus bencana yaitu waspada, siaga, dan awas. Sistem inipun memerlukan beberapa komponen syarat agar sistem dapat berjalan efektif, yaitu pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap resiko pemantauan terhada bahaya dan peringatan, penyebarluasan peringatan dan kemampuan masyarakat dalam merespon peringatan tersebut.
Sebuah SOP untuk aksi dini masyarakat sudah di kembangkan dan di ujicobakan secara terbatas dalam bentuk simulasi ruangan ( Table Top Exercise).
Dalam sambutanya Paul Jefri selaku direktur USAID APIK menambahkan bahwa kemampuan masyarakat dalam merespon pesan peringatan dini menjadi kunci keberhasilan.hal ini juga harus di ikuti dengan aksi dini yang juga cepat dan tepat.
Jurnalis : Lina.

