PRN MAGETAN – Rumah mbah Sadikun yang berada di pinggir jalan maospati Barat ini akhirnya oleh Pemkab Magetan direnovasi melalui dinas PUPR. Dengan mengerahkan 11 personil pengerjaan rumah Mbah Sadikun ini akan selesai dalam waktu +- 1 bulan kata seorang pekerja yang ada dilokasi. Mbah Sadikun Memiliki dua orang anak yang tinggal di daerah Kaibon dan Tanjung Sepreh. 26/1/19.
Kepada Pena Rakyat News Mbah Sadikun mengatakan “Kulo sanget matur suwun kagem pemerintah ingkang sampun bantu dadani griyo kulo “tuturnya. (saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu memperbaiki rumahnya :Red)
Kisah Mbah Sadikun Kuncoro (87) viral setelah sebuah akun media sosial bernama Sulis Ibue April Putry mengunggah potret rumahnya. Mbah Sadikun tinggal di Desa Sempol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Berdasarkan pantauan Pena Rakyat News kondisi rumah Mbah Sadikun cukup memprihatinkan karena atapnya ambrol dan rumahnya reyot seperti akan ambruk meskipun berjarak hanya +- 300 m dari kantor desa setempat. Menurut penuturannya rumahnya sudah disurvey pihak terkait 2 tahun yang lalu tapi baru tahun ini diperbaiki oleh pemerintah. Miris memang tapi itulah kenyataannya. Apalagi setelah viral di Medsos baru semua pihak bergerak.
Pemerintah dalam hal ini pihak terkait seharusnya lebih pro aktif turun ke desa desa melihat kondisi riil dilapangan, agar kejadian seperti ini tidak terulang. Seyogyanya antar elemen bahu membahu dalam mengatasi kejadian seperti ini, jadi tidak harus menunggu viral dulu baru diperhatikan karena kata kunci pemerintah adalah pelayan bagi masyarakat.
Dilokasi rumah Mbah Sadikun ada alat berat yang mempercepat proses pembangunan kembali rumah Mbah Sadikun. Mbah Sadikun meskipun dalam keadaan sulit selalu ceria tanpa banyak keluh kesah menceritakan pengalaman hidupnya. Kegiatan di rumah Mbah Sadikun bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan
Jurnalis :Beni S & Sugiati

