PRN Jombang – Selain di kenal dengan Pondok Pesantren nya Jombang juga ada makam tokoh yang kharismatik terkenal dengan Makom Gus Dur yang sering di kunjungi para peziarah baik dari dalam maupun wisatawan mancanegara.
Hal ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat dari hasil berjualan pernak – pernik sebagai cindera mata sebagai oleh – oleh khas Jombang di sepanjang pinggiran jalan raya dan wisata kulinernya.
Tentu dengan suasana seperti itu tidak jarang jalan raya menjadi padat dan macet. Belum lagi di tambah arus lalu lintas dari jalan poros desa Kwaron kecamatan Diwek.
Namun sayang, selain kurang lebar dan posisi jembatan yang kurang pas sehingga pengguna jalan yang keluar masuk jalan tersebut yang menggunakan mobil akan mengalami kesulitan sehingga menambah kemacetan jalan meskipun ada relawan pengatur jalan.
Untuk memperlancar arus lalu lintas jalan keluar masuk desa dan mengurangi kemacetan jalan raya warga dan tokoh masyarakat melalui Pemerintah desa Kwaron berinisiatip akan memugar dan membangun jembatan tersebut dengan menggunakan Dana Desa dan swadaya masyarakat, namun inisiatip tersebut tidak di kabulkan mengingat Dana Desa bila di pergunakan untuk membangun jembatan pada jalan poros desa itu bukan pada tempat nya karena itu sudah menjadi wilayah kerja Dinas PUPR kabupaten Jombang.
Suwandi selaku kepala desa Kwaron kecamatan Diwek tetap berupaya untuk mewujudkan aspirasi masyarakat nya berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar supaya jembatan segera di pugar dan di bangun kembali yang lebih luas lagi dengan posisi jembatan yang pas sehingga memudahkan arus lalu lintas keluar masuk desa Kwaron sehingga tidak menimbulkan kemacetan.
” kami berharap kepada pengambil kebijakan Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR untuk mewujudkan aspirasi masyarakat ini demi kepentingan umum dan masyarakat luas” tutur kepala desa Kwaron. ( giant )

