PRN SUMENEP, kota Sumenep masih diberi kesempatan dan nikmat yang luar biasa untuk kembali berjaya lewat event visit Sumenep 2019,
Event visit 2019 akan diisi ulang dengan kreasi menarik dari anak generasi muda di Sumenep dalam satu tahun kedepan dan akan berkreasi di berbagai tempat wisata unggulan yang ada di kabupaten Sumenep dan juga di pusat kota dibawah tanggung jawab masing-masing OPD Melalui pagelaran, Festival dan Pameran.
kegiatan pembukaan Grand lounching perdana event visit Sumenep 2019 oleh Bupati Sumenep A Busryo Karim yang dihibur langsung oleh dua band ternama di Indonesia, band Jikustik dan band Nos serta Aksi panggung band anak muda Sumenep yang di lakukan di pantai slopeng pesisir utara kota Sumenep ujung timur pulau garam Madura, Jawa timur. Minggu 10/03/2019.
Dalam kegiatan lounching visit Sumenep 2019 di Hadiri oleh Bupati Sumenep A Busryo Karim bersama istri, Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi beserta istri, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna beserta istri, Sekda Sumenep Edy Rasiadi beserta istri, segenap Pimpinan OPD kab. Sumenep serta para hadirin undangan dan tak luput juga hadir Fery (Dari Belgia), Rongkot (dari Australia).
Dalam sambutan Bupati Sumenep berharap kegiatan Grand Lounching visit Sumenep 2019 ini menjadi langkah awal untuk 40 event agar ada peningkatan dari sisi manfaatnya bagi semua kalangan.
“Semoga mulai dari kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan kegiatan dari 40 event visit Sumenep 2019 dari kualitas hasil garamnya, dari pengunjung wisatawannya dan peningkatan dari hal hal yang lain, sehingga Kegiatan Event ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak,” harapannya.
Lanjut Bupati Sumenep, kita semua harus mendukung penuh untuk menyukseskan event visit Sumenep 2019 dari semua pihak, karena sudah terbukti dari kegiatan ini sudah bisa mencapai penyerapan 12 juta tenaga kerja se-Indonesia atas hasil kegiatan event visit di setiap kabupaten.
“Pengelolaan event visit wisata sumenep harus profisional dan berkelanjutan agar 40 event visit Sumenep ini bisa berkembang, mendapatkan hasil yang maksimal sehingga bisa meningkatkan perekonomian khususnya Masyarakat Sumenep.” Tutur A Busryo Karim.
Selain itu Ada Busryo Karim juga menjelaskan bahwa dari event visit ini 80% dibiayai dari APBN, Perusahaan Negara, Usahawan Suawasta, dan Masyarakat,
Hanya 20% yang dibiayai oleh APBD Sumenep, pantai Slopeng
Ini menjadi cermin untuk tempat wisata yang lain agar kita semua bisa meningkatkan infastuktur sebagai sarana dan prasarana untuk wisatawan. (erfandi)

