PRN MOJOKERTO – Ratusan warga pada jumat 2/8/19 mendemo kantor desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Mojokerto menuntut agar pendirian Tower milik indosat ditanah milik mantan sekertaris desa dihentikan atau di batalkan.
Banyak fakta yang muncul di berbagai daerah yang menyatakan bahwa keberadaan menara telekomunikasi (tower) memiliki resistensi/daya tolak dari masyarakat, yang disebabkan isu kesehatan (radiasi, anemia dll), isu keselamatan, hingga isu pemerataan sosial.
Seperti yang disuarakan Solikan selaku kordinator pengunjuk rasa, pertama yaitu masalah kesehatan, berkenaan dengan pancaran radiasi dari gelombang radio elektromagnetik dari transmitter pada menara telekomunikasi. Hal ini semestinya perlu disosialisasikan ke masyarakat bahwa kekhawatiran pertama (ancaman kesehatan) tidaklah terbukti, Radiasinya jauh di bawah ambang batas toleransi.
Kedua adalah keselamatan, dimana masyarakat dan binatang yang ada di area bawah tower beresiko tertimpa runtuhan tower apabila tumbang. Hal ini menjadi perhatian pemerintah dan penyelenggara dengan melakukan pengurusan Izin (IMB) terlebih dahulu dengan memperhitungkan resiko tersebut. Biasanya tower dibangun pada area/lahan kosong yang pada radius jatuhnya tower tidak ada penduduknya. Kalau tower dibangun di area pemukiman, maka persyaratan pendirian tower harus terlebih dahulu diproses dan di penuhi, seperti izin dari masyarakat sekitar (yang berada pada area radius tower) dan jaminan keselamatan pemilik tower terhadap penduduk.
Masih dalam keterangan Solikan, apapun alasannya Tower yang berdiri di atas tanah milik Jukron harus di bongkar dan dibatalkan, kalau tidak warga yang akan membongkarnya.
“Warga merasa tertipu sebab saat itu warga diminta tanda tangan dikertas kosong tidak mengerti maksud dan tujuannya, karena yang nyidori orang yang paham agama jadi warga manut, pokok tower ini harus di hentikan” Ancam Solikan.
Sementara menurut Kades Ngembeh Karsidi, secara administrasi memang pendirian tower tersebut memiliki ijin, namun tidak ada kordinasi dengan pihak desa dan lingkungan. (sh07).

