PRN Ngawi – Masyarakat untuk saat ini diharapkan tidak mengandalkan pada obat-obatan kimia dan diusahakan untuk memanfaatkan tanaman obat (herbal).
Dari Dinas Kesehatan kabupaten Ngawi mulai mensosialisasikan tentang tanaman obat demi menghindari ketergantungan pada obat-obatan kimia.
Seperti yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Ngawi melalui petugas Puskesmas Kwadungan menggelar sosialisasi perihal tanaman obat di balai desa Sumengko.
Warga masyarakat desa Sumengko di balai desa mendapatkan pengetahuan tentang tanaman yang dapat berfungsi sebagai pengobatan dan penyembuhan pada penyakit tertentu.
“Tujuan kegiatan ini untuk memasyarakatkan kembali tanaman yang berfungsi sebagai pengobatan agar masyarakat mengetahui manfaat dari bermacam-macam tanaman,” jelas petugas dari Dinas Kesehatan Ngawi Dini Mardiyanti pada Pena Rakyat News.
Diharapkan dengan adanya pengetahuan fungsi dan manfaat pada tanaman yang dapat mengobati penyakit tertentu dapat mengurangi ketergantungan pada obat kimia.
Dengan masyarakat mengetahui fungsi dan manfaat tanaman obat yang banyak ditemui disekitar lingkungan dapat menekan biaya pengobatan. Dan yang pasti dengan memaksimalkan tanaman obat yang banyak ditemukan dilingkungan sekitar dapat mengatasi penyakit yang diderita oleh warga.
“Dengan adanya pengenalan tanaman obat dan fungsi serta manfaat dapat meringankan biaya pengobatan bagi warga,” urai Sekretaris desa Sumengko Herman pada Pena Rakyat News.
Dan tentunya apabila setiap warga mengenal fungsi dan manfaat tanaman obat tidak akan mengandalkan pada puskesmas serta obat-obatan kimia yang pasti dapat menekan biaya serta lebih hemat. (wx)

