By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Bantaeng Raih Penghargaan OCD dari Kementerian PPPA
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Bantaeng Raih Penghargaan OCD dari Kementerian PPPA
NUSANTARA

Bantaeng Raih Penghargaan OCD dari Kementerian PPPA

Redaksi
Last updated: 7 November 2019 9:28 am
Redaksi
Published: 7 November 2019
Share
SHARE

PRN BANTAENG — Pemerintah pusat kembali melirik Bantaeng sebagai daerah yang ramah terhadap anak. Buktinya, Bantaeng menjadi salah satu dari sembilan daerah titik pantau pelaksanaan Outdoor Classroom Day (OCD) yang dilaksanakan serentak se-Indonesia, Kamis, 7 November 2019.

Kegiatan OCD ini adalah rangkaian dari peringatan hari anak nasional yang jatuh pada 20 November mendatang. Pelaksanaan OCD di Indonesia diintegrasikan ke dalam program Sekolah Ramah Anak (SRA). Hal ini selaras dengan arahan Presiden yang meminta agar sekolah melakukan lebih banyak proses pembelajaran di luar kelas dari pada belajar di dalam kelas.

Melalui rilis yang dikirim Kementerian PPPA, disebutkan jika Bantaeng adalah satu-satunya perwakilan Sulawesi Selatan yang menjadi titik pantau pelaksanaan OCD itu. Selain Bantaeng, daerah lain yang menjadi titik pantau adalah Jawa Timur (Bojonegoro dan Tuban), Lampung (Pringsewu), Sulawesi Utara (Minahasa), Maluku Utara (Kota Ternate), Nusa Tenggara Timur (Timor Tengah Selatan), DI Yogyakarta (Kulon Progo), dan Jawa Barat (Kota Bandung).

Di Bantaeng sendiri, pelaksanaan itu terfokus di SLB Negeri 1 Bantaeng di Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Rangkaian kegiatan diisi dengan sejumlah permainan anak.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga melalui rilisnya, berharap anak Indonesia yang berada di semua satuan pendidikan dapat merasakan proses belajar yang menyenangkan.

“Kegiatan ini tetap sebuah proses belajar namun dilakukan di luar kelas dengan banyak sekali kegiatan yang lebih baik dalam membentuk karakter dan perilaku serta pembiasaan yang positif bahkan termasuk mendukung kebudayaan dalam bentuk permainan tradisional,” ungkap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

Khusus untuk Bantaeng, pemantauan OCD dilakukan langsung oleh asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Hendra Jamal. Dia menyebutkan, ada 10 nilai yang ditanamkan pada setiap murid selama 3 jam pelaksanaan OCD.

Adalah pendidikan karakter, kesehatan, iman dan taqwa, gemar membaca, adaptasi perubahan iklim, peduli dan cinta lingkungan, melestarikan budaya, cinta tanah air, sadar bencana, dan berkomitmen mendukung SRA. Hendra mengatakan, di Sulawesi Selatan, Bantaeng dipilih menjadi titik pantau merupakan bentuk apresiasi karena telah mendapat predikat KLA tingkat madya.

“Ditunjuknya Bantaeng ini sebagai bentuk apresiasi kita bahwa Bantaeng ini sudah mendapat predikat KLA tingkat Madya,” kata Jamal.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa OCD ini selaras dengan arahan Presiden Jokowi yang meminta agar sekolah melakukan lebih banyak proses pembelajaran di luar kelas daripada belajar dalam kelas.

Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti mengatakan, Bantaeng bakal terus menggalakkan pemenuhan hak-hak anak. PKK Bantaeng sendiri akan terus menggenjot hal itu. “Bahwa kedepannya, Bantaeng bisa terus meningkatkan untuk kesejahteraan anak. Karena mereka adalah calon penerus dari Kabupaten Bantaeng. PKK Bantaeng akan mensupport pemenuhan hak-hak anak di Bantaeng,” kata dia, Kamis, 7 November 2019.

Sementara itu, Sekda Bantaeng, Abdul Wahab mengakui keterlibatan Pemkab Bantaeng untuk pemenuhan hak anak telah dilakukan. Jauh sebelumnya telah ada Musrembang Anak, juga dibentuk Forum Anak Butta Toa (FABT).

“Saya kira Pemkab Bantaeng sudah lama mencanangkan layak anak. Pertama mungkin dari Musrembang anak, jadi Pemkab Bantaeng sedari awal telah mendengar apa sih yang dibutuhkan anak-anak di Bantaeng. Kemudian kedua kta ada FABT yang telah dibentuk, itu menjadi ikon bahwa kepedulian kita dari dulu memang telah ada,” kata Wahab.

Sekedar diketahui, pelaksanaan OCD 2019 diikuti oleh seluruh satuan pendidikan, terutama yang telah berkomitmen menuju SRA. (Syam).

You Might Also Like

Tiga Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diringkus Resmob Polres Bantaeng
Tiang Penyangga Rapuh Rumah Warga Nyungcung Ambruk
Jaksa Agung S.T. Burhanudin Buka Hotline Pengaduan Satgas 53 Untuk Jaksa Nakal
Polres Bantaeng Bersama Instansi Terkait Giat Operasi Cipta Kondisi
Rombongan Peserta Bimtek Hakim Arbiter DSI kunjungi kantor Mahkamah Agung RI
TAGGED:BantaengPendidikan Karakter
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?