PRN KEDIRI – Guna memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang kurikulum berbasis kearifan lokal pemerintah kabupaten Kediri melalui dinas pendidikan.
Mengadakan sosialisasikan terhadap ratusan guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah setingkat SD, SMP, baik negeri maupun swasta se- Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini di hadiri oleh Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno sosialisasi yang bertempat di pendopo kabupaten Kediri tersebut mengusung konsep berbasis kearifan lokal.
Hal ini merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat di pisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri kearifan lokal biasanya nya di wariskan turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya.
Melalui cerita mulut ke mulut kearifan lokal ada dari cerita rakyat peribahasa, lagu, permainan rakyat karna kearifan lokal adalah pengetahuan yang di temukan masyarat lokal tertentu melalui kumpulan pengalaman dan di integrasikan dengan pemahaman terhadap kultur budaya dan keadaan alam suatu tempat.
Dalam sambutanya Bupati Kediri ibu Haryanti Sutrisno mengatakan masing masing daerah mempunyai keunggulan potensi daerah yang perlu di kembangkan dengan lebih baik lagi karna keunggan yang di miliki masing masing daerah sangat bervariasi keberagaman potensi daerah ini perlu mendapat perhatian khusus sehingga anak anak tidak asing dengan daerah nya sendiri dan memahami betul tentang potensi dan nilai nilai serta budaya di daerah nya sesuai tuntutan ekonomi global.
Sementara itu Plt Kepala dinas pendidikan kabupaten Kediri Sujud Winarko mengungkapkan dengan sosialisasi ini peserta di beri pemahaman agar kurikulum tidak terlalu luas dan mengembang kemana mana tetapi di fokuskan pada kearifan lokal sebagai contoh jika hasil bumi di kabupaten Kediri.
Yang menjadi potensi adalah nanas ,emping melinjo, dan mangga.
Sujud Winarko menambahkan manfaat pendidikan yang berbasis kearifan lokal adalah dapat melahirkan generasi generasi kompeten, bermatabat, merefleksikan nilai kultur budaya selain itu juga berperan serta dalam membentuk karakter bangsa sehingga dapat ikut berkontribusi demi terciptanya identitas bangsa ( Candra .M.D).

