By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pelatihan Teknologi Tepat Guna Untuk Pertanian: Pembuatan Mikroorganisme Lokal Plus (MOL Plus) di Desa Dinden Kwadungan Ngawi
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pelatihan Teknologi Tepat Guna Untuk Pertanian: Pembuatan Mikroorganisme Lokal Plus (MOL Plus) di Desa Dinden Kwadungan Ngawi
KABAR JATIM

Pelatihan Teknologi Tepat Guna Untuk Pertanian: Pembuatan Mikroorganisme Lokal Plus (MOL Plus) di Desa Dinden Kwadungan Ngawi

Redaksi
Last updated: 17 Oktober 2024 10:55 am
Redaksi
Published: 17 Oktober 2024
Share
SHARE

PRN Ngawi l Ngawi – 9 Oktober2024. Desa Dinden, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, menjadi tuan rumah pelatihan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian dengan fokus pada pembuatan Mikroorganisme Lokal Plus (MOL Plus) dari bonggol pisang dan booster. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Dinden bekerja sama dengan Gapoktan juga Kelompok Tani 1. Taruna Bakti 2. Tani Mulyo 3. Dewi Sri (Poktan) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kwadungan.

Kepala Desa Gulit, dalam sambutannya, mengatakan “Pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan pertanian. Kami berkomitmen untuk terus mendorong petani dalam memanfaatkan teknologi tepat guna seperti MOL Plus, yang dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita. Hal ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga sangat ekonomis, Saya berharap pelatihan ini bisa menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi tantangan penggunaan pupuk kimia yang semakin mahal.”

Dalam pelatihan ini, para peserta diperkenalkan cara membuat MOL Plus dengan memanfaatkan bonggol pisang, yang dikenal kaya akan nutrisi, serta ditambah booster untuk mempercepat proses fermentasi. Bonggol pisang, yang sering dianggap limbah, kini dapat diolah menjadi sumber pupuk organik cair yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Teknik ini diharapkan mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan lahan secara berkelanjutan.

Selain pelatihan pembuatan MOL Plus, para petani juga mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Para penyuluh dari BPP Kecamatan Kwadungan memberikan pemahaman tentang pentingnya mikroorganisme dalam tanah untuk membantu proses dekomposisi dan meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Para petani pun diajak untuk beralih ke praktik pertanian organik yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi dari para petani di Desa Dinden. Mereka menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam mendorong keberlanjutan pertanian desa. Kolaborasi antara Pemdes, Poktan, dan BPP diharapkan terus berlanjut dengan berbagai program pelatihan lainnya yang mendukung kemajuan pertanian di wilayah Kecamatan Kwadungan. (Jatmiko)

You Might Also Like

Anak Ketua Korwil MPN Jombang Juara 1 Lomba Catur Piala Bupati
Dinsos Ngawi Salurkan Bantuan Sembako Untuk Dua ODGJ Sebatang Kara di Margomulyo
Gus Ham Temui Para Awak Media Sampaikan Ucapan Terima Kasih dan Siap Bekerjasama Lahir Batin
Rapat Pra-Rakerda Oleh Pengurus SHINDOKA Jawa Timur.
Kapolresta Sidoarjo Berikan Penghargaan Kepada 40 Anggotanya
TAGGED:NgawiPelatihan Teknologi Tepat Guna Untuk Pertanian: Pembuatan Mikroorganisme Lokal Plus (MOL Plus) di Desa Dinden Kwadungan Ngawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?