PRN TRENGGALEK – Bertempat di kali Temon Desa Ngares PWI TRENGGALEK yang di ketuai Sdr.Ahmad Yullis Satriaji mengadakan even mancing lele gratis yang bekerjasama dengan Pemdes Ngares kecamatan Trenggalek, Minggu(24/11)
Diiringi Musik Dian Elektone, dalam seremoni acara mancing mania terlihat suasana kemeriahan yang ditandai dengan di taburkan Lele 3 Kwintal plus koin berhadiah doorprize oleh ketua PWI Trenggalek A. Yullis. S antusias para pemancing selain dari desa Ngares sendiri juga yang datang dari berbagai penjuru Trenggalek.
Dalam sambutannya Yuli sapaan akrab ketua PWI Trenggalek, melalui even mancing lele gratis yang diadakan dikali Temon Desa Ngares ini bentuk dan wujud kami dalam menyampaikan kepada masyarakat luas khususnya yang ada di Kabupaten Trenggalek sekaligus salah satu bentuk kepedulian PWI Trenggalek yang secara tidak langsung memperkenalkan salah satu ikon destinasi wisata Gua Kalimun yang kedepannya bisa membawa nama desa Ngares khususnya dan Kabupaten Trenggalek pada umumnya.
Dengan adanya even-even seperti ini kedepan bisa menggangkat ekonomi masyarakat semakin maju dan sejahtera, jelas Yuli mengakhiri sambutannya.
Senada dengan ketua PWI Trenggalek, Supriyanto Kades Ngares berpesan dengan adanya destinasi wisata gua kalimun ini seyogyanya para pengunjung juga bisa menyayangi serta menjaga lingkungan supaya keindahan dan kealamian yang ada di sekitar tempat wisata bisa tetap terawat.
“salah satu contoh membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,atau tempat-tempat yang bisa dijangkau untuk dibersihkan,”tuturnya.
Aang Fauzi salah satu pemancing yang berasal dari surondakan saat ditemui mengatakan spot pancing banyak tantangannya mas, kedalam kali/sungai yang membuat ikan lele banyak mengendap di bawah, tapi alkamdullilah mas dapat 7 ekor ya sekitar 1kg lebih, sekali lagi alkamdulilah bisa buat lauk nanti dirumah..,ucapnya sambil senyum.
Dalam even mancing lele gratis ini juga diadakan dance/senam yang di ikuti para ibu-ibu warga desa ngares dan desa sekitarnya, serta kebersamaan terlihat dari pantauan awak media PRN biro Trenggalek.(bamb/atin)

