By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Hari Jadi Kota Kediri ke-1141 Digelar Secara Virtual dengan Peserta Terbatas.
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Hari Jadi Kota Kediri ke-1141 Digelar Secara Virtual dengan Peserta Terbatas.
KABAR JATIM

Hari Jadi Kota Kediri ke-1141 Digelar Secara Virtual dengan Peserta Terbatas.

Redaksi
Last updated: 27 Juli 2020 9:14 pm
Redaksi
Published: 27 Juli 2020
Share
SHARE

PRN KEDIRI | Manusuk Sima sebagai visualisasi dari sebuah peristiwa yang telah terjadi 1140 tahun yang lalu. Hal ini untuk menunjukkan sejarah berdirinya Kota Kediri berdasarkan Prasasti Kwak yang ditemukan di Desa Ngabean, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah tahun 1892.

Pada prasasti tersebut berangka tahun 801 saka atau tanggal 27 Juli 879 M. Untuk itu, setiap tanggal 27 Juli diperingati sebagai Hari Jadi Kota Kediri. Dalam upacara Manusuk Sima tersebut hanya dihadiri para Budayawan dengan pakaian kebesarannya di Taman Tirtoyoso Kota Kediri, Senin (27/7).

Peserta prosesi itu sendiri dibatasi tidak lebih dari 40 orang dan digelar tanpa penonton di Situs Kuwak, Taman Tirtayasa, Kota Kediri.

Kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar, menjelaskan, masyarakat bisa menyaksikan siaran langsung prosesi Manusuk Sima melalui YouTube.

“Manusuk Sima sudah tradisi tahunan, untuk menghormati leluhur para pendiri Kediri, kami tidak bisa menghapusnya dari rangkaian hari jadi,” jelas Nur Muhyar
Dikatakannya, nilai-nilai yang terkandung dalam ritual Manusuk Sima menjadi pengingat atau tetenger bahwa ada masa ketika Kediri ditetapkan menjadi sebuah wilayah, yang berdiri dan tetap bertahan hingga sekarang, bahkan dari nama Kediri pun tetap dipakai hingga saat ini.

Nur Muhyar yang juga ketua panitia Hari Jadi Kota Kediri berharap rangkaian acara ini berjalan lancar dan tidak mengurangi makna perayaan hari jadi.

“Kita peringati hari jadi dengan sederhana, mengingat situasi pandemi yang tidak memungkinkan kita gelar secara besar-besaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri menjelaskan bahwa Manusuk Sima ini mengandung arti penetapan sawah pategalan seluas empat tampah. Pelaksanaan penetapan sawah pategalan ini pada masa kejayaan Raja Rakai Kayuwangi, tanah Sima ini sangat subur, dialiri air patirtan Tirtoyoso sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kota Kediri pada 1140 tahun yang lalu.

Lebih lanjut Wali Kota Kediri mengungkapkan selama 1140 tahun, Kota Kediri telah mengalami beberapa kali transformasi. Dimulai dari dijadikannya Kediri sebagai ibukota kerajaan, kemudian dengan memiliki sebuah dermaga kapal pada masa itu, Kota Kediri menjadi kota dagang dengan Arab, Cina, Malaka dan Nusantara. Transformasi selanjutnya ada di bidang ekonomi, mulai dari manufaktur lama yaitu pabrik gula, kemudian manufaktur baru yaitu industri rokok hingga saat Ini menjadi kota berbasis jasa.

“Situasi pandemi Covid-19 ini sangat tidak memungkinkan penyelenggaraan acara yang mengumpulkan orang banyak,” jelasnya.

Abdullah Abu Bakar juga menjelaskan, rangkaian hari jadi yang dimulai dengan acara Semaan Alquran hingga pagelaran ritual Manusuk Sima dilakukan secara virtual.(dedy/bram)

You Might Also Like

Bupati Malang Beserta Dr Ahmad Basarah dan Ketua DPRD Menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Perumda Tirta Kanjuruhan
Pembangunan Talud Jalan di Dusun Mantingan RT 02 RW 14 Telah Rampung
Bagaikan LASVEGAS,Judi Bola Liar Cap Ji Kie Di Desa Kepadangan Kecamatan Tulangan Aman Terkendali,APH Harus Mengambil Tindakan
Desa Ngampel Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun Salurkan BLT DD Tahap 4 Tahun 2021
Polsek Krembung Peduli Guru TPQ
TAGGED:Hari JadiKediri
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Redaksi
By Redaksi
5 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?